Published On: Tue, Mar 22nd, 2016

BNN Karawang Gelar Pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba

ANTUSIAS. Peserta Pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba saat berfoto bersama tim BNN Kabupaten Karawang.

ANTUSIAS. Peserta Pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba saat berfoto bersama tim BNN Kabupaten Karawang.

Karawang (Karin) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karawang bekerjasama dengan berbagai kalangan masyarakat menggelar seminar Pemberdayaan Penggiat Anti Narkoba yang dilaksanakan dua hari pada 21-22 Maret 2016 di Restoran Alam Ceria, Karawang.

Kepala BNN Kabupaten Karawang, AKBP. M Yulian S. SH. M.Si. mengatakan acara yang diikuti oleh 30 orang dari berbagai kalangan ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman bagaimana cara menangani hal-hal yang berkaitan dengan narkoba khususnya pencegahan.

“Ada beberapa metode yang diterapkan harus mampu merangsang sasaran untuk selalu siap dan dengan suka hati atas kesadaran ataupun pertimbangan nalarnya sendiri melakukan perubahan demi perbaikan mutu hidupnya sendiri, keluarganya, & masyarakatnya,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh perwakilan dari beberapa media, organisasi dan komunitas, diantaranya

  1. Karawang Info
  2. NU Kabupaten Karawang
  3. Pantura Plus
  4. Sinergi Kreatif
  5. P2TP2A Kabupaten Karawang
  6. Rumah Informasi Remaja
  7. Pemuda GKP Immanuel Karawang
  8. HMPI Kabupaten Karawang
  9. Lentera Harapan
  10. Radio Lazuar
  11. TAGANA Kabupaten Karawang
  12. NKRI Kabupaten Karawang
  13. FORKADASC+
  14. DPU Ar Ridwan

Sementara itu Ilman Sandi, perwakilan dari Rumah Informasi Remaja mengakui mengerti tentang penyalahgunaan narkoba dan bisa bersilaturahmi dengan peserta lainnya.

“Di pelatihan ini saya memahami bahayanya menyalahgunakan narkotika, melihat narkoba dari sisi hukum dan mengenal kawan baru yang nantinya akan bergerak bersama menjadi penggiat anti narkoba”, katanya.

Dalam acara tersebut, peserta dibimbing bagaimana cara memunculkan partisipasi aktif masyarakat dalam program atau gerakan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial (narkoba) yang dihadapi.

Yulian menambahkan bahwa, ada beberapa metode penyuluhan dengan cara penyampaian lebih cepat sampai ke masyarakat tentang bahaya narkoba.

“Metode penyuluhan dibedakan berdasarkan model komunikasi, pendekatan kepada sasaran  dan penggunaan media”, ujarnya.

Editor: Inu    Foto: Ahmad Syamsudin

Silahkan Berkomentar Dengan Akun Facebook Anda!

comments

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>