Published On: Sun, Sep 9th, 2012

Waduk Baru Antisipasi Krisis Air di Karawang

Kekeringan Pertanian KarawangPemkab Karawang harus sudah mulai memikirkan membangun waduk baru untuk mengantisipasi kekeringan yang terjadi setiap tahun. Selain itu, untuk menampung kelebihan air saat musim hujan. Sebagaimana diketahui, kawasan rawan banjir di Karawang terdapat pada daerah aliran sungai (DAS) Citarum mulai dari Klari hingga Batujaya. Pembangunan industri dan perumahan yang tidak mengindahkan keselamatan lingkungan telah menjadi penyebab terjadinya banjir di Karawang.

Di sisi lain, petani menanggung akibat dua kali. Saat terjadi banjir, air menggenangi lahan pesawahan dan menyebabkan gagal panen. Begitu juga saat kemarau, lahan pertanian tidak bisa menerima suplai air sehingga waktu tanam menjadi terlambat.

Karena itu, Pemkab harus melakukan langkah inovatif dengan membangun sejumlah waduk di kawasan pertanian sebagai penampung air dari irigasi dan citarum saat musim hujan dan menyuplai lahan-lahan pertanian di sekitarnya saat musim kemarau. Jatiluhur, walahar sudah kurang bisa diharapkan karena selain untuk pertanian, air juga digunakan untuk kebutuhan industri dan rumah tangga dari mulai Purwakarta, Karawang, Bekasi hingga Jakarta.

Kalau tidak ada langkah inovatif, sudah bisa dipastikan krisis air akan terus mengancam lahan-lahan pertanian di Karawang.

*) Karnali Faisal
Penulis adalah alumni SMAN 1 Karawang, tinggal di Karawang
http://www.facebook.com/karnali.faisal

Silahkan Berkomentar Dengan Akun Facebook Anda!

comments

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. […] itu, dalam skala lokal, penulis mengusulkan gerakan pembuatan sumur resapan dan juga pembangunan waduk atau bendungan di Karawang sebagai sarana mengelola air, baik pertanian maupun air minum. Termasuk […]

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>