Published On: Tue, Feb 14th, 2012

Cerita Dewasa 2012

Cerita SeksCerita Dewasa 2012, yup! Jika anda melihat di search engine (mesin pencari) melalui kata kunci cerita dewasa, yang anda temukan adalah banyak konten negatif. Cerita dewasa menjadi identik dengan hal-hal berbau mesum dan seks. Tidak heran, jika kata kunci ini termasuk kata kunci paling laris yang digunakan netter di Indonesia setiap harinya, karena faktanya hal-hal berbau mesum merupakan topik yang selalu laris.

Berdasarkan hasil pengamatan dan data yang dirilis oleh Google melalui Google Insight, kata kunci cerita dewasa atau yang terkini adalah cerita dewasa 2012 sangatlah banyak diburu oleh netter di Indonesia. Dan tampaknya, para pencarinya memang bermaksud mencari kisah-kisah atau cerita seks. Entah untuk bacaan belaka dalam konteks hiburan, atau bahkan untuk tujuan lain. Dan sayangnya, kita tidak tahu pasti, apakah dari data jumlah pencari yang banyak itu semuanya adalah netter yang sudah dewasa atau malah didominasi oleh para remaja yang belum layak membaca hal-hal berbau mesum.

Internet yang kini semakin mudah diakses oleh berbagai kelompok usia, dimanapun dan kapan pun, memiliki sisi positif dan negatif. Banyaknya peminat dan ketersediaan konten cerita dewasa yang melimpah menjadi faktor yang membuat peredaran cerita dewasa atau cerita seks di internet tetap tinggi, sebagaimana video porno. Walaupun mesin pencari Google sebagai mesin pencari terbesar di dunia sudah memasukan kata kunci DEWASA sebagai kata kunci terlarang, namun karena banyaknya variasi kata kunci yang mengiringi kata DEWASA seperti cerita, kisah, video, film, dll membuat Google pun tidak bisa berbuat banyak.

Disisi yang lain, populeritas kata kunci cerita dewasa ini memunculkan fakta yang mengindikasikan bahwa minat membaca banyak orang di Indonesia terhitung tinggi, walaupun pada kelompok pembaca cerita dewasa ini, minat membaca dipengaruhi karena adanya embel-embel mesum. Hingga pada akhirnya, kesimpulan klasik yakni SEMUANYA TERGANTUNG PADA PRIBADI MASING-MASING pun menjadi kalimat akhir dalam kasus ini.

Deni Andriana
Editor Karawang Info

Silahkan Berkomentar Dengan Akun Facebook Anda!

comments

Displaying 3 Comments
Have Your Say
  1. kang Soleh says:

    Aslmkm.nah…gmn y cara mengatasinya,agar cerita2 itu tak sampai ke anak2 dibawah usia dewasa ? Dan gmn agar semua orang dewasa “pembaca” tak sampai terkena penyakit ketagihan akan cerita2 tsb.?Itu adalah hal2 yg perlu dicari pemecahannya demi tegaknya moral baik bangsa..

  2. tita says:

    informasinya makasih ya…

  3. fuah says:

    mas kalau ingin mengirim sebuah artikel caranya gmn ya? mhon bantuannya

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>