Published On: Thu, Feb 2nd, 2012

Produk Pangan Unggulan Karawang Akan Tampil di Pameran Pangan Nasional 2012

Produk Pangan Unggulan Karawang

Karawang (KarIn) – Kabupaten Karawang akan menjadi peserta pada Pameran Pangan Nasional, Jakarta Food Security Summit (JFSS) 2012. JFSS ini merupakan hajatan dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang akan menampilkan berbagai produk pangan di Indonesia dalam rangka untuk menunjukan bahwa Indonesia merupakan negara pemasok kebutuhan pangan dunia yang produktif dan berkualitas.

Pada pameran pangan nasional dengan tema Feed Indonesia Feed The World (pangan Indonesia, Pangan Dunia) ini, Karawang mengambil peranan yang cukup strategis. Karena, sebagai daerah (kabupaten/kota) penghasil beras terbesar di Indonesia, Karawang memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional. Menurut data yang ada, dari 10 juta ton kebutuhan pangan nasional pertahunnya, Karawang menyumbang sebesar hamper 1,5 juta ton yang berarti 15 persennya. Walaupun lahan teknisnya, masih kalah dari Kabupaten Indramayu, namun produktifitas pertanian di Karawang lebih unggul. Hal inilah yang mendasari bahwa Karawang masih sangat pantas untuk disebut sebagai kota pertanian.

Jakarta Food Security Summit 2012 akan berlangsung di Assembly Hall 2 & 3, Jakarta Convention Center (JCC) pada 7-10 Februari 2012. Akan dibuka langsung oleh Presiden SBY. Selain pameran produk pangan dari berbagai wilayah di Indonesia, juga akan dilengkapi seminar yang membedah berbagai persoalan dan solusi di bidang pangan.

Karawang sendiri akan menampilkan berbagai produk pangan yang dihasilkan para petani diberbagai wilayah Karawang, diantaranya beras organik, beras aroma, telor organik, jamur, perikanan, buah-buahan primadona (kawista), dll.

Tampilnya Karawang pada pameran pangan nasional ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Kehutanan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian dan Kehutanan (BP4K), dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Karawang bersama para pelaku (petani) di lapangan baik dibidang pertanian, perkebunan maupun perikanan.

Salah satu produk unggulan Karawang yang akan ditampilkan pada JFCC 2012 adalah beras organik produksi Kelompok Studi Pertanian Organik (KSPO) Bale Pare yang berlokasi di Desa Pasirkaliki Kec. Rawamerta, Karawang. Sebagaimana diketahui, beras organik Bale Pare sudah mendapatkan pengakuan sebagai produk beras sehat dengan salah satu buktinya adalah mendapatkan penghargaan Anugerah Inovasi Jawa Barat dari Gubernur Jabar pada Agustus 2011 lalu, dan berkesempatan untuk mewakili Karawang dan Jawa Barat pada Pameran Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional di Kendari pada Oktober 2011 lalu.

Ditengah persiapannnya menuju Jakarta Food Security Summit 2012, Haji Rohmat Sarman, Ketua Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya Kabupaten Karawang, mengatakan bahwa tampilnya produk pangan hasil produksi para petani Karawang merupakan salah satu penghargaan bagi hasil kerja petani di lapangan.

“Setidaknya, ini menjadi pengakuan bahwa petani di lapangan telah menghasilkan produk pangan yang berkualitas dan layak dijadikan unggulan,” ujar Haji Rohmat yang juga merupakan Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Bale Pare.

Karawang Lumbung Pangan Sehat Nasional

Kepala Dinas Pertanian Karawang, Ir. Nahrowi M. Nur mengatakan bahwa isu atau tema pada stand pameran Karawang pada Jakarta Food Security Summit 2012 adalah Karawang Lumbung Pangan Sehat Nasional.

“Kita akan menampilkan produk-produk pangan unggulan Karawang, pangan yang berkualitas dan juga sehat. Karena terbukti, hasil produksi para petani di Karawang telah menghasilkan produk-produk yang ramah lingkungan dan ramah bagi kesehatan. Termasuk tahun ini Karawang mengembangkan 9.000 Ha pola tanam SRI,” ujar Ir. Nahrowi.

Hal senada disampaikan oleh Ir. Kadarisman MP, Ketua BP4K Kabupaten Karawang. Menurutnya, dibidang pangan, persoalnnya bukan hanya pada isu industri versus pertanian, tapi juga harus diketahui mengenai produktifitas pertanian dan optimalisasi lahan.

“Karawang merupakan salah satu daerah (kabupaten) penyumbang beras terbesar untuk nasional, ini menandakan adanya produkfitas yang tinggi dari para petani. Begitupun dibidang perikanan dan perternakan. Terlebih kita memiliki irigasi teknis yang sangat mendukung dibanding daerah lainnya, ” ungkap Ir. Kadarisman.

Adapun dalam hal perdangan hasil pangan, Drs. Okih Hermawan, MM , Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi Kab. Karawang mengatakan bahwa hasil produksi pangan para petani di Karawang harus memiliki posisi tawar di pasar nasional dan harus juga mendapatkan kesempatakan di pasar dunia. “Setidaknya dengan tampil di berbagai pameran termasuk pameran pangan nasional di Jakarta besok, kita berusaha menampilkan produk-produk pangan yang berani bersaing karena memang memiliki kualitas, tidak hanya soal kuantitas,” ungkapnya.

Disisi lain, Ketua BPMPD Kabupaten Karawang, Drs. Saridin Sinabang, sangat bangga adanya kerjasama yang konstruktif diantara berbagai dinas dan lembaga di Karawang bersama para petani di lapangan dalam mengangkat hasil kerja masyarakat berupa produk pangan ini.

Ia juga mengatakan, kedepannya sinergitas seperti ini mesti lebih sering dibangun khususnya pada bidang pemberdayaan masyarakat. “Kita optimis, kedepannya, antar dinas, antar lembaga, dan para pelaku, petani, UKM dan berbagai pihak di Karawang tetap solid dan lebih solid dalam mengangkat hasil produk masyarakat, karena faktanya di lapangan, banyak karya masyarakat Karawang yang patut diangkat kepermukaan, ke tingkat nasional terutama,” paparnya.  (Deni Andriana)

Silahkan Berkomentar Dengan Akun Facebook Anda!

comments

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. […] pameran pangan nasional Jakarta Food Security Summit 2012, para pengunjung yang mampir ke stand Kabupaten Karawang tampak […]

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>