Published On: Sat, May 29th, 2010

Berhenti Merokok Yuk!

“Obat ini akan menyembuhkan yang kemarin!” Kata dokter.”Tapi agar tidak terjadi lagi solusinya cuma 1 : Behenti total,” sambungnya.

Lalu saya sedikit nego : “kalo ganti merek rokok gimana Dok? Ya yang kadar nikotinnya agak rendah!” Tawar saya.

Dokter cuma geleng-geleng kepala.

“Atau berhentinya bertahap, dikit-dikit, jadi gak langsung total kan berat juga Dok!”

Setengah greget sang dokter pun bilang: “Kalau bertahap gak kan bisa berhenti yang ada malah makin nyandu, kalo mau berhenti ya berhenti! Nggak pake bertahap,” ujarnya keras dan lalu melanjutkan, “saya nggak punya resep untuk berhenti merokok, resepnya ada pada diri anda sendiri! Cuma kalo anda tetep mau merokok, mulai dari sekarang saya titip salam ya sama Mbah Surif dan Mas Basuki!” tambah sang dokter sambil tertawa.

Itu adalah penggalan dialog saya dengan seorang dokter disebuah rumah sakit swasta di Karawang pekan lalu.

Bahaya Merokok Bagi KesehatanTampaknya semua orang sudah paham dan tahu betul bahwa merokok itu tidak baik untuk kesehatan, tidak baik juga untuk keharmonisan sosial dan tentunya terhadap sektor ekonomi, minimal bisa dilihat pada himbauan pemerintah pada bungkus rokok yang beredar di negeri ini. Tapi, kenapa para perokok semakin hari bertambah? Selalu ada pemula yang bergabung? Sesuatu yang sulit untuk dijawab!

Dan berikut adalah fakta-fakta tentang rokok yang dipaparkan Bill Dods dalam bukunya “1440 Alasan Stop Merokok” yang saya kutif dari salah satu tread di Forum Kaskus!

  1. Merokok selalu dikaitkan dengan impotensi
  2. Anda mulai terlalu tua untuk omong kosong ini
  3. Anda telah berjanji kepada pasangan bahwa Anda akan berhenti
  4. Ibu Anda akan sangat senang kepada Anda
  5. Ayah Anda akan sangat bangga kepada Anda
  6. Anda tidak mau anak – anak Anda merokok
  7. Barangkali, ini adalah hadiah Hari Ibu terbaik yang pernah diterima Ibu Anda
  8. Nikotin digunakan sebagai insektisida
  9. Sudah banyak uang yang dihabiskan untuk menghentikan kebiasaan buruk Anda
  10. Cucu – cucu Anda ingin Anda hadir dalam acara perpisahan mereka
  11. Dengan uang untuk membeli satu bungkus rokok setiap hari selama satu tahun, Anda bisa membeli satu tiket ke Paris atau tempat duduk fantastik di pertandingan basket professional (red : bahkan mungkin Piala Dunia 2010)
  12. Pemilik Pabrik Tembakau sendiri tidak merokok, mereka hanya mau uang Anda
  13. Setiap bungkus rokok yang Anda beli membuat pengusaha tembakau semakin kaya
  14. Hanya Tuhan dan industri tembakau yang benar – benar tahu apa yang ada di dalam rokok
  15. Setiap perokok akan berhenti pada akhirnya, dengan cara apapun termasuk dengan cara meninggal
  16. Seharusnya berciuman tidak terasa seperti asbak
  17. Kulit yang lebih halus
  18. Bukan hanya orang – orang baik yang mati muda
  19. Menyikat gigi teratur tanpa merokok, membuat gigi Anda tampak lebih putih
  20. Anda bisa pamer kepada orang – orang bodoh yang mengatakan Anda tidak bisa berhenti
  21. Putra Sampoerna menjual seluruh sahamnya, karena ia sudah sadar
  22. Perokok yang “makan dengan benar dan olahraga yang teratur” hanya membohongi diri mereka sendiri
  23. Bayi dan balita yang terekspos asap rokok (perokok pasif) secara teratur kemungkinan besar akan menderita infeksi saluran pernapasan bawah, seperti radang paru – paru dan bronchitis
  24. Anak – anak yang terkena asap rokok (perokok pasif) seringkali mengalami penumpukan cairan di telinga tengah, alasan paling umum anak-anak harus dioperasi
  25. Paru – paru bayi Anda yang kecil dan bewarna merah muda
  26. Balita Anda menunjuk ke bungkus rokok dan bertanya “Apa ini?”
  27. Anak Anda di SD menulis laporan tentang bahaya merokok, juga Anak Anda di SMP mempunyai teman yang merokok
  28. Anak Anda di SMA berkata ia juga akan berhanti apabila Anda berhenti
  29. Anak Anda yang berusia 20-an tetap memerlukan Anda sampai kapan pun, begitu juga Anak – anak Anda yang berusia paruh baya
  30. Anak – anak Anda cenderung melakukan yang Anda lakukan bukan yang Anda katakan
  31. Pasangan Anda tak mau meneruskan hidup tanpa Anda
  32. Rokok mengandung lebih dari 4000 zat racun yang amat berbahaya
  33. Tak perlu lagi berlarian ke supermarket terdekat tengah malam, hanya untuk membeli sebungkus, dua bungkus rokok
  34. Seperti yang dikatakan Asosiasi Paru-Paru Amerika, “Ketika kau tidak bisa bernapas, yang lain tidaklah penting”
  35. Stroke tidak selalu membunuh, terkadang dapat membuat orang menjadi cacat berat
  36. Wanita hamil yang merokok “memberikan” nikotin pada janinya
  37. Sejak 1920-an, target industri tembakau adalah para wanita dengan citra kebebasan, glamor, langsing, dan feminisme
  38. Wanita tidak perlu merokok untuk merasa bebas, glamor, langsing, dan feminine
  39. Perokok terlihat tua sebelum umurnya
  40. Merokok tidak hanya berbahaya tetapi juga bodoh
  41. Menjadi perokok “ringan” seperti meminum cairan arsenic
  42. Waktu terbaik untuk berhenti adalah sekarang
  43. Baju yang bau asap
  44. Anda mendapati boneka beruang anak Anda berbau rokok
  45. Anda mengaku sebagai orang yang peduli lingkungan, merokok adalah membuat polusi udara untuk orang sekitar
  46. Merokok lebih membuat polusi daripada mesin diesel
  47. Banyak sekali orang di luar sana yang kelaparan dan butuh bantuan, mengapa Anda menyetorkan uang Anda ke perusahaan tembakau?
  48. Anda takut sekali jika Anda membeli rokok, berarti Anda membiayai perusahaan tembakau untuk mempromosikan rokok pada generasi baru itu
  49. Jangan – jangan beberapa tahun lagi industri tembakau memakai anak – anak sebagai target mereka
  50. Menangis selama putus tembakau tidak pernah membunuh orang sebelumnya
  51. Lebih baik kesal dan mudah marah selama proses putus tembakau daripada kesal dan mudah marah karena Anda seharusnya bisa berhenti sebelum terlambat
  52. Survei membuktikan sebagian besar perokok berasal dari kalangan kurang berpendidikan, ekonomi rendah, dan kurang berguna bagi Bangsa
  53. Survei membuktikan perokok jauh lebih tertekan daripada orang yang tidak merokok
  54. Survei menunjukan bahwa sebagian besar wanita menganggap pria tidak merokok lebih menarik di mata mereka
  55. Buruknya suasana hati akibat putus tembakau tidak akan berlangsung lama
  56. Merokok hanyalah sebuah kebiasaan
  57. Tuhan tidak menginginkan umatnya bunuh diri dengan cara apapun termasuk merokok
  58. Surga bebas rokok, beda dengan neraka
  59. Anda bilang Anda akan berhenti setelah SMA/Kuliah/Menikah/ Anak Anda lahir, dll
  60. Berhenti bukanlah masalahnya, itu adalah penyelesaiaannya
  61. Berhenti merokok, berarti berkata kepada teman – teman dan keluarga “Aku mencintai kalian”
  62. Tak ada gunanya menunggu, tidak akan ada pil ajaib yang dapat menghentikan seseorang berhenti merokok dengan sekejab, dan tanpa usaha
  63. Waktu yang terbaik adalah sekarang
  64. dll..

Artikel ini adalah ajakan untuk berhenti merokok! Tapi bukan untuk menggurui! Karena para perokok tentunya tidak senang untuk digurui apalagi diceramahi. “Awak-awak aing.. duit-duit aing.. kumaha aing weh!” Mungkin kasarnya seperti itu. Tapi sejenak ditengah peringatan Hari Tembakau Sedunia yang jatuh pada tanggal 31 mei besok, mari kita kembali paksa ego kita untuk menyelami kembali tentang rokok dan bahayanya bagi hidup kita, orang-orang yang kita sayangi dan mereka yang menyayangi kita!

Deni Andriana
Editor Karawang Info

Silahkan Berkomentar Dengan Akun Facebook Anda!

comments

Displaying 18 Comments
Have Your Say
  1. Restu Eko Purwanto says:

    Alhamdulillah.. suamiku tidak merokok jadinya ak tidak terlalu khawatir dengan akibat dari rokok, tetapi itu hanya berlaku di rumah saja yang free asap rokok tidak dengan situasi di kantor yang kebanyakan rekan kerja ak laki-laki semua yang rata2 hampir 100 % merokok, awalnya sih ak sering protes dengan keadaan ini karena merasa sangat terganggu dengan asapnya dan ak merasa khawatir juga dengan kesehatan paru2ku sebab mereka merokok didalam ruangan ber AC, setiap kali aku protes dengan mereka saat merokok, malah aku yang ditertawain dan ditawarin katanya ” daripada lo jadi perokok pasif mendingan menjadi perokok aktif aja”, sudah sering aku tempel kertas peringatan bahwa ruanganku tempat kerja itu dilarang merokok, tetap saja.. alhasil setiap hari sepulang kerja bajuku, rambutku BAU ROKOK semua dan aku harus keramas tiap hari gara2 orang lain yang merokok, untuk budaya merokok di Indonesia ini kayaknya agak susah dihilangkan kalau bukan kemauan dari per individunya, peran serta pemerintah juga agak kurang meski contoh soal di Jakarta udh di terapkan perda larangan merokok ditempat umum dengan sejumlah denda yang cukup besar , tidak efektif juga dan tidak bisa menjerat… ” SADARLAH DAN BERHENTI WAHAI PARA PEROKOK, SAYANGILAH JANTUNG DAN PARU-PARU KALIAN, KALAU TIDAK BISA USAHAKAN ASAPNYA TIDAK TERISAP OLEH ORANG BUKAN PEROKOK”

  2. Kanta Subagio says:

    Berhenti merokok memeang gampang -gampang susah,terkadang saya juga sering ingin berbuat seperti itu namun karena sikon juga pergaulan maka kembali lagi tuk mengisap zat yg mengandung noktin tsb. memang semua perokok tahu akan bahaya atau kemudhaaratan dari akibat itu,selangkah demi selangkah Insya Allah untuk kedepan ingin berniat menjauhi hal tsb dan dengan niat yg kuat kontinuitas doa dan harapan moga Allah meberikan hidayah kepada saya juga perokok umumnya…

  3. endang surya permana says:

    sebenarY untuk berhenti merokok itu gampng bngt!!!!….kisah nyata yang saksi hidup_Y masih ada sampai sekarng….yaitu saya sendiri…

    ada beberpa hal yang perlu di camkan kepada calon yang mau berhenti merokok..yaitu :

    …jangan pern memikirkan apa itu rokok…just focus bahwa rokok itu uda hilang dari peredaran…..

  4. SUWARDI says:

    ” ROKOK ” adalah satu kata benda yang dibungkusnya aja dah jelas ada peringatan yang merugikan dari sisi kesehatan, namun itu tidak dihiraukan oleh kebanyakan orang yang sudah kecanduan rokok dengan rata2 mereka menjawab ” Ahh.., saya merokok juga sehat2 aja”, tapi coba jika kita fikirkan/pertimbangkan dari berbagai sisi apakah bermanfaat jika kita tetap melakukannya atau jika ingin mencobanya ;
    1. Kesehatan jelas mengganggu, dan bahkan menimbulkan kecanduan, 2. Ekonomi, jelas menguras kantong, 3. Sosial, tidak sedikit orang yang terganggu oleh asap rokok di sekitarnya, 4. Keselamatan pun tidak lepas dari dampak merokok, kebakaran hutan, kebakaran pabrik bahkan kebakaran rumah diakibatkan karena kecerobohan dalam merokok. 5. Atau hanya sekedar faktor gengsi dalam pergaulan, semua itu tergantung pada diri kita masing2 apakah kita akan mencoba atau tetap menghisap rokok selamanya. Namun kalau kita lihat ternyata tidak ada sama sekali untungnya menghisap rokok, kenapa harus kita lakukan?

  5. dono says:

    Ah…kalo kaya gitu kesanya Dokter sok tau deh,soalnya gue perhati’in banyak orang yang kena penyakit jantung kebanyakan yang ga ngerokok dan matinya juga lebih cepat dibandingkan dengan yang perokok ,contohnya banyak kakek-kekek yang panjang umur kebanyakan perokok berat dan mereka malah lebih lama hidupnya,kalo alasanya buang-buang duit sih dapat di mengerti …..!!!!,jadi kesimpulanya merokok ga bisa menjamin hidup seseorang menjadi lebih pendek karena usia bukan Dokter yang menentukan oK.

  6. Aji says:

    Hebat2 komen nya euy, tentulah kalian anti rokok pastilah berkomentar seperti ini sampe ada yang bilang “SADARLAH DAN BERHENTI WAHAI PARA PEROKOK” seperti seorang ulama menyuruh seorang pemabuk…. sadis dan mungkin punya anggapan para perokok adalah pembuat dosa besar…..
    Kalo menurut saya merokok tidaklah terlalu buruk daripada seorang pemabuk jika orang nya sudah mapan dalam ekonomi (mampu beli rokok, bukan minta2), tahu aturan (tidak merokok disembarang tempat). Jika memang anda berpenghasilan pas2an itu yang mesti sadar diri jangan merusak ekonomi rumah tangga hanya untuk merokok. Ada banyak fakta koq yang mati muda bukan karena merokok.
    Jika bapak2/ibu2 ingin menghentikan perokok caranya amatlah gampang, gitu aja koq repot….. tutup perusahaan rokok, tutup juga kran import rokok luar negri, larang semua petani cengkeh atau tembakau…. mudah khan…. repot amat …
    Sebetulnya saya juga bukan pecandu rokok tapi hanya perokok biasa dan tentu saya tau aturan, tidak merokok disembarang tempat dan Alhamdulillah dalam rutin cek-up sampe usia 44 tahun ga ada tuh indikasi pada paru ataupun jantung saya, bahkan rekan lain yang gak merokok tapi mengkomsi alkohol lebih banyak terindikasi sakit, ini mukjijat atau fakta ya….
    Yang sangat berpengaruh pada kesehatan DIRI ANDA pada jaman modern sekarang ini adalah “GAYA HIDUP ANDA” yang paling dominan (ga perlu diuraikanlah udah pada tau maksud saya.
    Jangan berfikiran lihat perokok seperti lihat pesakitan.
    Terima kasih sarannya.

  7. Hasannuh says:

    Alhamdulillah kang Deni, saya sudah berhenti merokok 2 Minggu yang lalu…. Sekarang mah baru belajar merokok lagi 😀

  8. Sebenarnya smua orang jg sudah tau kalo merokok itu merugikan. Baik merugikan diri sendiri maupun org lain. Tpi bgi yg sdh kecanduan merokok, had0h..had0h.. Susah brhentinya.
    Untk memperingati Hari Tembakau.. Ya apa slahnya kita mencoba untk brhenti merokok, apa lgi bila2 pihak2 terkait yg brk0mpeten mendukung program tsb…..

  9. odon says:

    aduhh aga nya aga susah,,sya kalo ga ngeroko ga bsa ber pikir,,
    itung2 ngurangin beban para buruh roko di indonesia yang sangat memprihatinkan,,dan nge bantu negara dalam menambah devisa negara yang sangat besar dari pajak rokok

  10. adesiti kuraesin says:

    kata yang ngerokok mmang susah bwt brenti. meski ditiap kemasan ada peringatan…MEROKOK DAPAT MENGAKIBATKAN GANGGUAN BLA…BLA…BLA….. tapi tetep aja masih banyak yang ga peduli. menurut ak peringatan itu harus ditambah : “JIKA SAKIT BERLANJUT HUBUNGI DOKTER….” hahah…opsh.. maaf.. tapi ak SALUT dan ak beri apresiasi yang tinggi buat yang baru niat berhenti, lagi berusaha berhenti apalagi yang SUDAH berhenti meroko. BRAVO.

  11. rizal luthfi says:

    Numpang koment ah…

    untuk point no. 21 apakah benar????

    -terimakasih-

  12. Ndut says:

    kumaha cek sia we lah…

    aink koment hayang eksis hungkul….

    jika anda merokok anda membunuh diri sendiri…
    jika anda berenti meroko membunuh ribuan karyawan pabrik rokok
    hahahaha…. (mudah mudahan bermanfaat)
    kidding

    best regards,
    Ndut

  13. iwan says:

    untuk orang” yang aku sayangi…. aku melakukannya…..
    untuk hidup dan planku yang masih teramat banyak akupun akan melakukan’a

  14. Erik Nasution says:

    Salam

    Syukur saya sudah berhenti merokok dan berjalan sudah enam tahun lamanya sampai sekarang. Teman-teman saya banyak yang bertanya “kenapa saya bisa berhenti merokok?”. saya menjawab tapi dengan candaan juga. ” saya berhenti merokok karena telah menemukan banyaknya hal-hal yang berbahaya dalam rokok tapi hanya mempunyai 2 (dua) keuntungan di dalamnya “apakah itu?” tanya teman-teman saya
    1. Tidak bisa tua
    2. mencegah adanya pencurian

    Teman saya menjadi heran bagaimana merokok “tidak bisa tua”? katanya. jawab saya bagaimana bisa tua wong sebelum tua sudah mati kebanyakan merokok. “Lha kalau mencegah pencurian bagaimana bisa?” jawab saya “bagaimana mau nyuri wong batuk-batuk terus, jadi malingnya tau kalau masih ada orang”. mudah-mudahan banyak orang yang sadar akan bahaya merokok.

    salam

  15. Jurig Kp Karangpawitan says:

    Mau berenti ngerokok mah ya berenti ajah, jangan banyak teori !

  16. ianx says:

    Alhamdulillah saya mah… memang tidak merokok…
    Kang Deni nya ndiri sudah berenti merokok gak nih>??
    hehehehe….

  17. didik says:

    Betul komentar anda semua! Lain otak (pikiran) lain isinya… Terlalu banyak orang yg berkaitan dengan rokok; mulai dari petani tembakau, pengepul, bandar, pedagang/toko & karyawannya, pabrik2 dan puluhan ribu karyawannya. Bila perkebunan mau diberangus (gaya2 PKI nih..) dan pabrik2 rokok ditutup; maka kita harus mau memberi ganti ladang usaha bagi mereka, minimalnya menanggung biaya hidup mereka & keluarganya selama sekian lama sampai mereka mendapat usaha/pekerjaan yg memadai. Bila tidak mau; maka anda yg mahasiswa bisa disebut mahasiswa yg tidak bertanggungjwb, anda yg dokter bisa disebut dokter yg tdk bertanggungjwb, anda yg tukang ibadah bisa disebut sbg tukang ibadah yg lari dari tanggungjwb. Atau paling nggak, anda wajib memikirkan atau mengganti besarnya pajak pendapatan yg diperoleh negara dari rokok yg nilainya trilyunan rupiah! Pajak yg digunakan utk kelangsungan pembangunan negara dan kembali buat kesejahteraan rakyat; atau kita berharap negara ngutang lagi…?? Dokter2 mestinya bersyukur bahwa tetap ada pasien yg datang untuk berobat dan membeli obat (obat yg dibuat dari bahan2 kimia yg juga beracun…). Kalau semua orang di dunia sehat, akan terjadi ketidakseimbangan; dokter kekurangan pasien yg berakibat berkurang pendapatan dan bisa2 fakultas kedokteran akan kosong selama satu abad ke depan…… Bertambahnya jumlah penduduk karena semuanya pada terlalu sehat juga sangat membahayakan; karena lapangan pekerjaan akan maha sempit; pemerintah akan kewalahan dan semuanya pasti menderita. Bagaimana dg binatang2 buas seperti singa, harimau dan buaya yg lebih banyak merugikan daripada manfaatnya; yg membuat hidup manusia tidak tenang & nyaman? Semestinya dibunuh/dibasmi?? Harus Ada Keseimbangan di dalam kehidupan ini…!! Salaaam!

  18. didik says:

    Kakek saya adalah perokok berat yg seharinya bisa habis 6 bungkus kretek (bukan filter lho) dan beliau meninggal di usia 76 tahun karena sakit jantung. Kakek saya yg satunya juga perokok kretek berat meninggal di usia 65 tahun karena keserempet truk. Saya juga punya kakek angkat yg juga perokok berat dan meninggal di usia 95 tahun karena sakit demam (mungkin jatah usianya di dunia sudah habis). Merokok adalah kegiatan yg unik dan hanya dapat dirasakan kenikmatannya oleh orang2 yg melakukannya. Orang2 yg tidak merokok akan mengalami kesulitan utk melukiskan nikmatnya kegiatan merokok. Kebanyakan orang2 yg sehat sampai usia tua, umumnya/mayoritas adalah perokok berat; ini adalah pengamatan sehari2 yg saya lihat di lapangan (terutama di kampung2 dan wilayah pesantren tradisional). Mungkin ini adalah kesimpulan yg prematur, yaitu; di tempat/kota yg polusi udaranya sangat tinggi dan tingkat stress yg juga tinggi, rasa2nya merokok adalah salah satu alat untuk melepas/menghilangkan pengaruh polusi yg masuk ke tubuh/stress yg menghantui jiwa. Walhasil, jika anda ingin panjang umur seperti kakek2 saya dan orang2 lain yg sehat hingga masa tuanya, maka merokoklah agar anda mempunyai ketahanan tubuh yg sangat tinggi dari berbagai penyakit (terutama penyakit2 baru)! Atau anda ingin mencari tahu dulu, berapa panjang usia anda di dunia yg ingin anda capai?? 50/60tahun, 70/80 tahun,
    90/100 tahun atau bahkan lebih? Merokok diharamkan (dilarang) bagi yang tidak kuat; baik tidak kuat uangnya dan kondisi fisiknya. Tapi bagi yg kuat, boleh2 saja.

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>