Published On: Tue, Apr 13th, 2010

Blogger : Sang Pahlawan Devisa

Logo Blogger IndonesiaAda yang tahu dengan pasti berapa ribu atau bahkan berapa juta jumlah blogger di Indonesia? Jika misalnya ada 1 Juta dan dari 1 juta itu 30 % aktif dalam bisnis online atau internet marketing maka sungguh luar biasa potensi yang ada. Potensi apa?

Bisnis online itulah istilah yang populer di kalangan blogger sebagai sebuah upaya untuk mendapatkan penghasilan dari aktivitas ngeblognya. Banyak cara yang bisa dilakukan, diantaranya dengan menjadikan blognya sebagai sarana promosi bagi produk pihak ketiga dan sebagainya. Tidak hanya produk dalam negeri yang menjadi sasaran, justru jika lebih cermat kita amati kebanyakan malah produk luar yang dipromosikan, dengan alasan mendapatkan lebih banyak bayaran berupa dollar.

Lebih jelasnya dalam aktivitas mendulang laba dari aktivitas ngeblog ini, dikenal beberapa istilah atau program afiliasi diantaranya : Pay Per Clik, Pay To Clik, Pay Per Review, Pay Per Download, Pay Per Sale, Pay Per Survei, dsb. Pay.. pay… ya dibayar.. dibayar itulah yang menjadi keuntungan. Namun tentunya tidak semudah membalikan telapak tangan, sebelum mendapatkan bayaran maka seseorang tentunya terlebih dahulu mesti melakukan sesuatu.

Ok, mari kita ambil contoh. Pay Per Click misalnya. Merupakan program afiliasi yang menyuruh seorang blogger memasang iklan di blognya, dan blogger akan dibayar setiap kali iklan di blognya diklik pengujung. Banyak sekali layanan jenis ini, baik yang lokal maupun luar. Rata-rata seorang blogger akan dibayar sekitar Rp. 300,- /klik. 300 rupiah jika dikalikan 1.000 klik dst bisa Anda hitung sendiri! Iklan jenis ini sering juga disebut adsense, dan layanan yang terkenal adalah asense miliknya search enginge terdepan dunia yakni Google.

Bagaimana rasionalisasinya? Yang perlu Anda ketahui bahwa dana untuk membayar blogger dari para penyedia layanan tersebut adalah dari iklan yang masuk ke mereka. Jadi, sederhananya blogger membantu menjadi publisher mereka dan dibayar karena telah membantu mempublikasikan iklan kliennya.

Begitupun dengan bentuk program lainnya seperti pay per review, dimana seoarang blogger akan dibayar atas sebuah review atau ulasan sebuah produk yang ada di layanan afiliasi pay per review yang diikutinya. Bayarannya bervariatif dari 2-3 dollar per tulisan (review) hingga 50 dollar lebih, ini tegantung kredibilitas dari blogger yang bersangkutan. Semakin blognya popular maka semakin tinggi bayarannya.

Menyedot Dollar ke Indonesia

Tujuan dari tiap blogger tentunya berbeda. Ada yang ngeblog hanya untuk menyalurkan hobinya dalam menulis, untuk bersosialisasi, dan ada juga yang bertujuan mencari materi dsb. Ragam tujuan itulah yang membuat dunia blog berkembang pesat dan berwarna. Setiap blog memiliki karakteristik tersendiri dari isi hingga konsepnnya. Begitupun pengelolaannya, ada yang menggunakan layanan gratis (blog gratisan) seperti blogspot, wordpress, multiply dsb dan ada juga yang menggunakan layanan berbayar dengan nama domain sendiri.

Saya tidak akan menyebut siapa aja nama dari Blogger Indonesia, yang sudah sukses dalam internet marketing, bisnis online atau monetasi blog. Setidaknya anda bisa melacaknya sendiri di internet. Namun perlu kita ketahui bersama bahwa sudah banyak yang sukses dan merasakan betul keuntungan secara materi dari aktivitas ngeblog. Logikanya, jika tidak banyak yang sukses maka tidak mungkin setiap harinya ada bermunculan blog baru dengan nuansa komersil yang hadir. Bahkan tidak tanggung-tanggung, ada yang mengidentifikasi diri sebagai pemburu dollar, pemburu rupiah dsb.

Dari sini, kemudian sekilas kita bisa membandingkan antara blogger dengan TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Jika TKI disebut pahlawan devisa karena mendatangkan Dollar, Real, Ringgit dsb ke Indonesia, maka blogger yang terlibat dalam internet marketing pun tidak jauh berbeda. Walaupun kadarnya belum sedasyat TKI namun setidaknya blogger punya peran tersendiri.

Simak apa yang dikatakan salah satu blogger senior di Indonesia, Sumitar  melalui sebuah tulisan diblognya :

“Saat Dunia Masih dilanda Krisis Keuangan, Sebar Ilmu, Datangkan Dollar sebanyak banyaknya ke Indonesia. Negeri ini membutuhkan anda, membutuhkan para Pencari Dolar agar masuk Indonesia. Meskipun pemerintah tidak memperhatikan anda, tidak memikirkan nasip anda. Pemerintah menyiapkan 20 persen untuk Pendidikan, tapi bukan pendidikan para blogger, terutama blogger tidak mampu bayar internet, domain dan hosting, mereka yang sungguh sungguh mencari dollar lewat bisnis di Internet, lewat Internet marketing. Saya turut Sedih, banyak di antara kalian yang susah untuk membayar akses internet.”

Kita tidak pernah melihat ada sekumpulan blogger yang berdemo ke istana Negara untuk minta subsidi atau internet murah. Tapi kita pernah melihat blogger sangat kompak ketika Prita Mulya Sari dijegal karena aktivitas onlinenya. Artinya, blogger memerlukan keleluasaan dan kebebasan.

Memang harus diakui tidak sedikit blog yang mengandung muatan pornografi, gossip dan sebagainya. Tapi itu hanyalah bagian kecil dari sekian banyak blog yang bermuatan postif, seperti yang isinya turut mempromosikan kekayaan dan pontensi Indonesia ke mata dunia dsb. Kehidupan dunia online tidak beda dengan duninya nyata (baca : darat), ada sisi baik dan ada sisi buruk, di dunia nyata pun ada penjahat dan ada pula orang balik, jadi inilah dinamika.

Maka sungguh ironis, jika saat ini banyak diskriminasi secara ideologis terhadap blogger dan para pegiat di internet. Wacana proteksi pemerintah terhadap lalulintas online, dsb merupakan hal yang sungguh ironis. Begitupun dengan wacana-wacana seperti yang sekarang marak berkembang, bahwa selalu saja facebook yang disalahkan ketika ada orang yang hilang.

Jikapun kemudian muncul sebuah tuntutan agar adanya perhatian kepada blogger baik dalam pendidikan dan program internet murah, maka itu dikembalikan kepada pemerintah. Setidaknya tulisan ini hanya hendak menyatakan bahwa : ada pendulang devisa potensial lain selain TKI, yaitu Blogger!”

Deni Andriana
Admin Karawang Info

Silahkan Berkomentar Dengan Akun Facebook Anda!

comments

Displaying 13 Comments
Have Your Say
  1. […] This post was mentioned on Twitter by Komunitas Blogkar. Komunitas Blogkar said: Blogger : Sang Pahlawan Devisa: Ada yang tahu dengan pasti berapa ribu atau bahkan berapa juta jumlah blogger di I… http://bit.ly/9XZNCg […]

  2. purno87 says:

    ternyata bukan TKI aja sebagai devisa negara

  3. Faisal says:

    Menarik oge kang artikel mengenai itu….

  4. Michelle says:

    Menarik oge kang artikel mengenai itu….

  5. listrikdasar says:

    hade pisan kang artikelna…smoga urang karawang bisa ngamanfaatkeun internet secara positif

  6. irvan haq says:

    wah bagus bangt tuh artikel…
    selain jd pahlawan blogger, juga penganalisa TKI ya kang…
    hehehe

  7. Andrienutd says:

    bener pisan eta teh…
    hidup blogger Karawang….!!!

  8. […] dasar fakta diatas, Blogger Indonesia yang punya komitmen dalam melakukan gerakan internet sehat, pada pertengahan bulan Agustus ini […]

  9. pujiastuti says:

    menyukai ini

  10. Kelebihan menjadi blogger adalah bekerja dengan hati (didasari suka dari hati), dapat menyebarkan ilmu dan pengalaman ke segala penjuru dunia, masalah hasil terserah nanti, nikmati saja proses yang sedang dilewati. Hidup blogger

  11. Novi Tendean says:

    Sim Kuring Panuju pikeun ayana Bloger Ieu…, Maju Terus Kota Karawang……

  12. wah bagus gan,,, semangat perjuangan….

  13. semangat 45 untk para bloger…

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>