Published On: Wed, Mar 10th, 2010

Opak Ketan Rawagede

Pembuat Makanan Tradisional dari Rawagede KarawangRawamerta (KarIn) – Opak ketan mungkin hampir ada di tiap daerah, tetapi Opak Ketan di Rawagede ini memiliki rasa yang lain dari yang lain. Begitu spesial khususnya bagi saya dan anak-anak saya.  Ada rasa khas tersendiri dibanding opak-opak ketan lainnya. Padahal di Rawagede juga beredar opak buatan daerah lainnya di Karawang yakni dari Kec. Cibuaya yang besar-besar.

Opak ketan Rawagede bentuknya kecil-kecil, sangat berbeda sekali dengan Opak Ketan buatan Cibuaya yang besar-besar. Jadi hanya 2 kali gigit langsung habis. Kelebihannya adalah pada rasanya yang renyah dan gurih yang akan membuat kita ketagihan. Terutama untuk opak yang baru dibakar.

Menurut Acih (lihat foto diatas), seorang ibu yang merupakan salah satu pembuat Opak Ketan Rawagede yang hingga kini masih bertahan, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Opak Ketan tersebut tidaklah terlalu istimewa. “Bahan-bahan yang biasa beredar dipasaran sudah cukup baik menghasilkan Opak Ketan yang gurih dan garing. Memang kalau mau lebih baik lagi, bahan-bahannya harus yang kualitasnya lebih bagus lagi, tapi ini juga sudah enak dan beda dengan yang lain,” ungkap Acih.

“Beras ketan, santan kelapa, sedikit garam sudah cukup untuk menghasilkan opak ketan yang gurih dan garing. Tetapi kadang juga ampas kelapa dicampurkan kedalam adonan opak untuk menghasilkan effek garing yang lebih”, jelas Acih lagi.

Dalam sehari, Acih bisa membuat membuat Opak Ketan hingga 3 – 4 liter, tergantung ada yang membantu tidaknya. Karena hal terberat dalam pembuatan Opak Ketan, menurut Acih adalah pada proses dari nasi menjadi bahan opak yang lembut (orang Rawagede menyebutnya ’Gindel’) yaitu dengan cara ditumbuk secara tradisional menggunakan Lumpang dan Halu.

Proses dari ‘gindel’ menjadi opak adalah dengan cara di tekan-tekan dengan menggunakan alat berbentuk pipa kecil seukuran pipa kran air. Setelah ‘gindel’ tersebut menjadi tipis, kemudian dijemur hingga kering. Setelah kering, biasanya ujung-ujung opak tersebut digunting supaya membentuk bulatan kecil yang rapi. Barulah kemudian di bakar dengan menggunakan arang.

Opak Ketan RawagedeHarga opak ketan tersebut relatif masih sangat murah sekali, yaitu Rp 200,- per buah. Dan berhubung masih sangat tradisional, maka tidak ada kemasan khusus yang disediakan. Hanya kantong plastik keresek biasa yang dipakai untuk membungkusnya atau plastik bening kiloan.

Sebetulnya kalau mau dibenahi dengan benar paling tidak dibuat kemasan khusus yang lebih bagus, baik dan menarik, Opak Ketan Rawagede Kecamatan Rawamerta ini bisa di promosikan atau dijual di area Monumen Rawagede sebagai salah satu buah tangan khas Rawagede.

Sayangnya, sampai sekarang belum ada satu orang pun yang ikut mengembangkan makanan khas ini. Ada yang tertarik untuk mendayagunakan para pembuat Opak Ketan Rawagede tersebut? (Agus Kusmawan)

_________
Agus Kusmawan
*) Warga Karawang, tinggal di Dusun Rawagede,
Balongsari Rawamerta
Facebook : www.facebook.com/profile.php?id=1233171991

Silahkan Bergabung dengan Grup Facebook Dukung Monumen RAWAGEDE-Karawang-Jabar sebagai Tempat Wisata Sejarah Nasionalsebagai bentuk apresiasi dan dukungan Anda terhadap nilai sejarah dan perjuangan para pahlawan bangsa!

Silahkan Berkomentar Dengan Akun Facebook Anda!

comments

Displaying 5 Comments
Have Your Say
  1. Nissa says:

    Wow…. opak ketan, sepertinya cukup menggoda tuh. Tapi sayang yah, jauh hanya ada di Rawagede-Karawang? Coba ada agen-nya di Jkt?
    Tapi sambil main ke Monumen Rawagede & Petilasan jaka Tingkir, pulangnya beli Opak Ketan sebagai oleh-oleh…. boleh juga tuh kayaknya?
    Rawagede, saya akan datang…… he he he.

  2. Eka Hardi says:

    Opak ketan, makanan murah meriah yang unik, asyik dan gurih juga garing.
    Rawagede daerah yang memiliki potensi Wisata yang lumayan unik mulai dari wisata sejarah nasional, wisata sejarah & agama dan pernah baca dulu di jalur Karawang-Rawagede-Dengklok ada kereta api yng melintas.
    Sambil jalan-jalan ke Rawagede terus mampir ke Monumen Rawagede & Petilasan Jaka Tingkir kemudian Napak Tilas di jalur bekas kereta api dan pulangnya beli Opak Ketan bu Acih.
    Sepertinya OK tuh, sebagai alternatif Wisata yang lain. Bawa sepeda bareng anak-anak akan lebih asyik lagi nggak yah……????

  3. kanta subagio says:

    wah enaknya nih…..

  4. ianx says:

    wah,, classic banget y..
    tapi saya tetap lebiih suka opak sampeu kang hehehe…
    ada gak pengrajin opak sampeu? mo donk liputan kang *request nh :)

  5. anacih says:

    duh…opak jadi inget kampung halmn…

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>