Media Online Warga karawang

Akses Jalan Ke Monumen Rawagede Rusak Parah

10th Mar, 2010 | Penulis: Redaksi KarIn | Rubrik: Berita

Kondisi Jalan Menuju Objek wisata RawagedeRawamerta (KarIn) Musim hujan meninggalkan berbagai masalah, seperti banjir, tanah longsor, angin ribut dan sebagainya. Sisa-sisa banjir juga menimbulkan berbagai macam masalah. Salah satunya adalah rusaknya jalan-jalan yang ada di Karawang dan sekitarnya. Aspal jalanan terkikis oleh banjir sehingga menyebabkan jalanan menjadi bolong-bolong dan juga ada beberapa bagian jalan yang longsor. Khususnya di Rawagede Kec. Rawamerta, hampir semua akses jalan menuju daerah penuh sejarah ini kondisinya saat ini banyak mengalami kerusakan.

Kerusakan pada sarana jalan menuju Rawagede ini boleh dibilang cukup parah, karena lubang-lubang dan permukaan jalan sangat dalam dan curam. Untuk jenis mobil sedan sepertinya susah untuk melewatinya. Sedangkan untuk kendaraan roda dua (motor, sepeda dll) juga harus lebih extra hati-hati, terutama di malam hari.

Ruas jalan yang menuju Rawagede dan sekitarnya, jika melewati KW 8 (Tunggakjati), di ‘totowang’ (area pesawahan) antara Tunggakjati dan KW 8 jalannya rusak dan bergelombang. Lebih parah lagi, bahkan ada bagian jalan yang turun ke sungai (longsor). Walaupun sudah coba ditambah, namun itu hanya denganmenggunakan batu-batu kali yang tajam tanpa diratakan oleh mesin giling, akibatnya jalan menjadi licin dan rawan untuk dilalui. Di daerah Cilempuk (dekat Pesantren), jalanan rusak parah sampai dengan belokan ke arah Rawamanuk (di depan Mesjid). Memasuki desa Mekarjaya, jalanan juga rusak parah.

Dari arah KW 6 (Kepuh), jalanan relatip lumayan bagus. Walaupun ada kerusakan tetapi relatif masih belum parah dan masih aman untuk dilewati dengan hati-hati. Tetapi, setelah melewati Bangbuduri tepatnya antara ‘totowang’ Bangbuduri dan Rawamanuk, jalanan rusak parah. Jalan kecil dengan lubang-lubang yang sangat dalam dan berair dan curam. Perlu perhitungan extra untuk melewati jalanan tersebut, jika tidak mau jatuh ke sawah dan ‘nyangkut’ di tengah-tengah jalan, khususnya bagi mobil kecil seperti sedan. Apalagi jika sudah malam hari, pengendara harus lebih ektra hati-hati mengingat kurangnya penerangan.

Dari arah Johar (Lamaran), jalan menuju Rawagede masih aman dan relatif bagus. Karena sudah ada perbaikan menurut warga ala kadarnya. Faktanya di lapangan, ternyata perbaikan itu tidak tuntas dan tidak selesai sampai dengan daerah Pasirkaliki. Pada area ‘totowang’ antara Tegal Sawah dan Pasir Kaliki, kita akan menemukan jalan yang rusak lagi. Di pertengahan ‘totowang’ ada jalanan yang sudah di cor sepanjang 1 KM. Setelah melewati jembatan Lengkeb, kembali jalanan rusak parah hingga pertigaan Pasir Kaliki. Dari arah Rawamerta, hanya di ‘totowang’ antara Rawamerta dan Pasirkaliki saja yang jalannya tidak bagus tapi masih relative aman untuk dilewati.

Kondisi Jalan di Rawagede Rawamerta Karawang JabarBanyak warga yang mengeluhkan kondisi jalan ini, apalagi di Rawagede terdapat objek wisata kebanggan Karawang diantara Monumen Rawagede dan Patilasan Jaka Tingkir. Jalan yang rusak ini dikeluhkan akan membuat para calon pengunjung kedua objek wisata sejarah dan religi ini terhambat.

Entah kapan jalan-jalan tersebut akan benar-benar diperbaiki? Setelah musim hujan selesai atau kapan, seperti itulah yang dipertanyakan sejumlah warga disana. Yang jelas, untuk Anda yang akan bekunjung ke daerah Rawagede dan sekitarnya, perlu untuk lebih hati-hati melewati jalanan yang rusak tersebut. (Agus Kusmawan)


_________
Agus Kusmawan
*) Warga Karawang, tinggal di Dusun Rawagede,
Balongsari Rawamerta
Facebook : www.facebook.com/profile.php?id=1233171991

Silahkan Bergabung dengan Grup Facebook Dukung Monumen RAWAGEDE-Karawang-Jabar sebagai Tempat Wisata Sejarah Nasionalsebagai bentuk apresiasi dan dukungan Anda terhadap nilai sejarah dan perjuangan para pahlawan bangsa!

Info Lainnya

Bookmark and Share

  • Tags: , , ,

    Dapatkan Kiriman Artikel Karawang Info Terbaru Langsung Ke Email Anda (Gratis) - Masukan Alamat Email Anda Pada Kolom di Bawah (Enter your email address) :

    Delivered by FeedBurner

    8 Komentar
    Tinggalkan Komentar »

    1. Tapi, kalau kondisi jalan seperti itu…. agak repot juga yah?
      PEMDA Karawang & Instansi terkait, tolong diperhatikan daerah yang punya potensi dong…..!!!
      Terima kasih….

    2. Di tengah pembangunan di mana -mana,daerah kawasan indusrti tumbuh dengan pesat,tempat perbelanjaan baik mall,wiralaba banyak di bangun dan menjamur,pelayanan publik semakin berkualitas,sarana perhubungan sangat bagus,tempat pendidikan baik dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi sudah banyak berdiri dengan megah.ternyata itu hanya tertumpu di daerah perkotaan saja namun biarlah kami juga turut berterima kasi pada Pemda Karawang atas semua keberhasilan tsb,namun lain lagi kondisi di daerah Pedesaan yg di sayangkan&pembanguna kurang tereferensikan terutama di luar kota seperti yg kami liat pada artikel di atas.
      Monumen Rawa Gede yg terletak di daerah Balong sari Kec.Rawa merta jalan yg menuju kesana trernyata di beberapa titik sangat rusak parah,sedangkan ini adalah monumen Penting Bagi Daerah Karawang khususnya Dan Indonesia pd umumnya….apa kata opini publik? jalan ini sangat Vital banyak di lalui orang. banyak dari berbagai daerah luar karawang….Tolong dong Pihak Pemda {Dinas pekerjaan umum }agar membenahi kerusakan akses jalan tsb yg sudah sangat parah.di kec saya juga tak juh berbeda tapi tolong dahulukan tempat2 yg penting, kalau memeang pemda akan merealisasikan kewajiban&janjinya.

    3. kuring pernah ulin ka hiji daerah pedesaan di ciamis, ka taji pisan ku akses jalan – jalan na. timimiti jalan kecamatan anu dihotmik, nepika jalan desa coran sisi sawah anu lebarna ngan sameter. pamandangan sarupa pernah kuring nyaksian di daerah surade, sukabumi kidul. beda pisan jeung lembur2, desa2 di karawang, anu timimiti saya lahir nepika ayeuna can pernah manggihan jalan antar kampung sisi sawah anu dicor. prihatin pisan!

      kamarana atuh aset daerah karawang teh nya? cenah ceuk beja leuwih loba dibanding kabupaten2 lain? tapi naha atuh karawang bet jadi kabupaten termiskin di jawa barat saumur2? lebah dieu nepika ayeuna kuring teu ngarti.

    4. Gimanaaaa… om Darsiiiiimmmmm… tulungin dunks….

    5. Dear All,

      Mbak Nissa: don’t worry jangan pakai mobil sedan aja tetapi pakai mobil yang agak tinggian aja (familly wagon) atau roda 2? Nggak apa-apa koq, dijamin aman dan pasti sampai lokasi dengan selamat. Perlu dijemput atau di kawal? he he he….

      Kang Kanta: Betul sekali yah Kang, seharusnya ada skala prioritas…..???

      Kang Dedi: Setuju… Kang. Dikamaranakeun tah anggaran daerah teh nya? Ampir sadayana wilayah Kab. Karawang, jalana rarusak. Aya nu ditambalan tapi 1/2 hate geuning, teu rampung bari jeung teu paruguh hasilna teh. Sabulan 2 bulan oge tos ancur deui. Ngan saukur nyairkeun tender meureun nya…..????

      Teh Oyah: Kita mah rakyat kecil, hanya bisa menunggu dan menunggu saja tinggal niat baik dari para penggede. Apakah mereka lebih peduli atau sabodo teuing….. ?????

    6. itulah pemerintahan sekarang hanya mementingkan diri sendiri, mobil mewah bisa dibeli tapi buat sarana rakyat nihil hasilnya

    7. melihat gambar yang di atas miris juga melihatnya. wahai para pejabat mana kewajibanmu jangan hanya meminta hakmu

    8. Betul memang, hampir seluruh jalan raya di Karawang khususnya dan Indonesia umumnya dalam kondisi yang memprihatinkan. Tetapi kenapa nggak sih, ada skala prioritas (seperti kata Kang Kanta) bagi daerah-daerah tertentu yang punya potensi walaupun sedikit.

      Terus, bagi perbaikan jalan-jalan tersebut hendaknya dilakukan dengan benar-benar profesional. Tidak asal & proyek 1/2 hati doang…… Masa jalan di tambal ala kadarnya saja dan juga tidak rampung (sebagian dikerjakan & sebagian lagi dibiarkan), apa betul proyek seperti itu?

      Okelah, mungkin setiap bagian jalan itu ada istilah ‘kualitas 1, 2, 3 dst tapi yah… mohon dirampungkan sampai selesai jangan dibuat nanggung seperti itu.

      Pemda Kab. Karawang (cq. Departemen Pekerjaan Umum) mohon apabila melakukan perbaikan jalan, jangan 1/2 hati seperti itu, sayang dana yang dipakai dan dianggarkan hanya untuk ala kadarnya saja.
      Maksimalkan dana yang ada agar supaya hasilnya juga maksimal atau…. hanya permainan tender belaka saja, supaya tidak lama lagi ada tender susulan……????
      Wallahu alam……

    Tinggalkan Komentar