Nasib Lahan Pertanian di Karawang
25th Jan, 2010 | Penulis: Redaksi KarIn | Rubrik: Opini WargaOleh : Mia Mustari
Dengan berkembang pesatnya sektor industri masuk ke Kota Karawang dan pesatnya arus urbanisasi dari berbagai daerah, kini menjadikan Karawang sebagai salah satu kota industri. Dari perkembangan tersebut, miris sekali melihat pesawahan di Karawang yang kini banyak dialihfungsikan menjadi area industri. Akibatnya, iklim di Karawang semakin panas.
Sebagian besar wilayah Karawang merupakan lahan pertanian, dimana penduduknya mayoritas berprofesi sebagai petani. Akibat desakan industri ini, kini pelan-pelan mereka akan merasakan dampak yang begitu besar bagi mata pencahariannya.
Untuk menyelamatkan pertanian Karawang, maka dibutuhkan kinerja yang berpihak dari pemerintah daerah terhadap nasib lahan pertanian dan para petani tersebut. Terkait hal ini, di tahun 2010 ini, masyarakat Karawang akan mengadakan pesta rakyat yang selalu diadakan 5 tahun sekali bernama Pemilihan Bupati (Pilbup), untuk memilih pemimpin yang bisa memegang amanah rakyat. Pastinya, kita berharap semoga pemimpin Karawang mendatang dapat mempertahankan nasib para kaum kecil yang kini sedang menanti sebuah harapan. Harapan yang membawa mereka pada kesejahteraan.
Akankah bupati yang akan mendatang dapat mempertahankan sektor riil yang menjadi mata pencaharian mayoritas masyarakat Karawang ini? Kita juga yang ikut menentukan jawabannya ,dengan cara teliti dalam memilih para calon bupati nantinya. Yang tentunya harus berpihak pada pertanian.
*) Warga Warung Bambu Karawang,
Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Gunadarma
Facebook : www.facebook.com/profile.php?id=1266757123
www.miamiaw.blogspot.com





kalo ngomongin masalah pertanian pada era sekarang sudah susah…ibaratnya kita lebih baik beli buah rambutan langsung dari pedagang, dari pada nanam dulu kan lama…ga beda jauh dengan ke addan sekarang…di jadiin industri dan beli tanpa harus tau bagai mana menanamnya..yang tersisa hanya nsejarah karawang kota lumbung padi…menjadi karawang kota industri dan metropolis
Mempertahankan karawang sebagai kota padi itu identik dengan mempertahankan kemiskinan masyarakat karawang.
Mudah2an dengan mengalihfungsikan sebagian lahan menjadi kawasan industri, dapat memberikan peluang lebih banyak bagi warga karawang untuk bekerja dan mendapatkan penghidupan yang lebih layak.
Mari dukung pembangunan karawang menjadi kota industri terbesar se asia tenggara. Jadikan karawang lebih baik dan masyarakat karawang lebih makmur, hingga tidak ada lagi laporan yang menyatakan bahwa karawang kota termiskin se jawa barat.
salah satu ancaman karawang kedepan, setelah adanya AFTCA adalah membanjirnya produk china dan asia, industri eropa dan amerika akan gulung tikar berganti menjadi industri china dan asia, termasuk produk pertanian china yang lebih murah, juga akan mempengaruhi keberadaan lahan pertanian, karena harga padi lokal kita kalah bersaing, sementara pengembangan megapolitan akan semakin merambah ke karawang, salah satunya adalah rencana pelabuhan petikemas di ciparage yang akan menyerap 7000 lahan, rancangan tata ruang karawang sangat pleksibel karena pemerintah juga rupanya sudah main mata dengan proyek besar itu
memang tidak dapat di pungkiri bahwasanya globalisasi,tekhnologi,informasi dan perkembangan harus terus berjalan, dan itu HARGA MATI,,,,,,dan alangkah baiknya jika sektor pertanianpun di kembangkan mengikuti arah yang sekarang sedang berkembang,,,,,lumbung padi jawabarat yaitu karawang harus punya konseptor penelitian dan pengembangan di sektor ini,,yang berdampak positif terhadap pertanian, mulai dari alat pertanian yang harus lebih modern, pupuk dan benih yang unggul dengan harga terjangkau, serta anti hama pun harus mengikutinya supaya sinergi dan berkisinambungan untuk mendapatkan hasil yang efektif dan efisien…..wal hasil pasti karawang di sektor pertanian akan lebih berkembang lagi…….” MERDEKA “
assalamu alaikum wr wb?
lahan sawah di karawang cukup luas…. ?? tapi kenapa ya masyarakat karawang sendiri paling terbanyak mengkonsumsi beras dari luar negri……..??? lahan pesawahan di karawang cukup luas di banding wilayah lain di seluruh nusantara indonesia,, tapi kenapa juga masyarakat karawang banyak yang tidak nemiliki lahan sawah tersebut,,,, ????? saya ga habis fikir,,, ko bisa seperti itu???? maaf ya pembaca , mungkin tulisan saya ini ga bermakna? saya sekedsr menyampaikan unek-unek dalam hati saya saja…… barangkali saja ada yang mau berfikir bagaimana caranya untuk kemajuan karawang dan masyarakatnya,, karena penduduk karawang mayoritas adalah PETANI………
sekian dan terima kasih..
dari : surim
di madina al-munawwarrah
KSA
saya sebagai orang karawang asli juga sangat menyesalkan dengan keadaan pesawahan di karawang saat ini, yang semakin lama semakin habis oleh pembangunan PT dan perumahan di mana – mana, yang telah menghabiskan sawah di karawang…
saya tidak yakin cucuk saya nanti bisa melihat sawah di karawang, kalau di adakan pembangun terus menerus yang harus mentiadakan pesawahan…
dan saya berharap bupati mendatang supaya bisa mempertahan kan karawang dengan gudang berasnya….