Published On: Mon, Jan 18th, 2010

Situ Walahar yang Alami

Situ danau di Jawa Barat

Ciampel (KarIn) – Situ Walahar adalah salah satu dari banyak situ yang ada di Karawang, khususnya di Kecamatan Ciampel dan sekitarnya, selain Situ Cipule masih di Ciampel dan Situ Kamojing di Cikampek Utara. Berada disebelah selatan Bendungan Walahar, situ ini seakan melengkapi pesona alam di kawasan ini. Selain masih terlihat alami, situ ini menampilkan pesona tersendiri, apalagi jika dikunjungi di sore hari.

KarIn yang mengunjungi situ ini pada Minggu (10/01) lalu menikmati pemandangan yang terhampar di situ ini. Dipinggiran situ, tumbuhan seperti Eceng Gondok yang tumbuh secara alami dilengkapi dengan tanaman milik warga dipinggirnya, seperti terong, pisang dan berbagai jenis palawija. Disisi bagian barat situ ini, terdapat warung makan yang menyuguhkan berbagai menu seperti pepes ikan, sate maranggi dan sebagainya yang bisa disantap dengan santai disaung-saung yang berada di pinggiran situ, dengan diteduhi oleh rindangnya pohon seri. Tanpa menggangu situ, tempat-tempat makan ini sekaligus menjadi tempat bagi para pengunjung untuk menikmati pesona situ ini.

Seperti halnya Bendungan Walahar, tidak ada pungutan atau karcis untuk memasuki dan menikmati pemandangan situ ini, kecuali untuk parkir kendaraan untuk pengunjung yang membawa kendaraan dan menitipkannya di areal parkir.

Pada kunjungan KarIn kali itu, tidak terlihat ada perahu atau ternak ikan di tepi ataupun tengah situ. Tidak seperti di Situ Gempol yang berada di Tanjungpura yang dijadikan tempat beternak ikan oleh warga. Menurut keterangan warga disana, Situ Walahar ini sumber airnya sebagian besar berasal dari air hujan. Maka, tidak heran jika pada kunjungan KarIn di musim hujan ini, air disitu ini dalam kondisi penuh.

Objek Wisata di Karawang Jawa Barat
Situ ini tentunya sudah berada sejak lama, namun populeritasnya kalah oleh Bendungan Walahar didekatnya. Namun begitu, setidaknya situ ini selain menjadi pelengkap wisata air disana, juga bisa menjadi alternatif lain bagi wisatawan untuk lebih mengeksplorasi pemandagan di daerah ini. Tentunya, dengan tetap ikut menjaga kondisi dan kebersihan situ ini agar tidak terekploitasi. (Deni Andriana)

Silahkan Berkomentar Dengan Akun Facebook Anda!

comments

Displaying 10 Comments
Have Your Say
  1. hasannuh says:

    kayaknya bagus juga buat kopdar ya… SUKSES Kang! 😉

  2. billy says:

    Hmm…….. tunggu dulu!!!

    ini yang mempesona teh pemandangannya, atau sosok dalam foto itu yah??

  3. Kanta Subagio says:

    Semoga keasriannya tetap terjaga.

  4. APX says:

    sama2 kita jaga warisan alam kita

  5. Ujang Rustandi says:

    Urang pisah di Luragung, panggih deui di Walahar – Ulah pisan rek adigung, pedah boga rasa buenghar. eta sisindiran kapungkur jaman abdi sakola dasar di SD Tegallega Bandung taun 80

  6. PANSER KARAWANG says:

    Semestinya hal-hal yang menyangkut hajat orang banyak jadi skala prioritas utama dalam agenda kerja para calon pemimpin kabupaten Karawang, siapapun nantinya. Dan mudaha-mudahan peran dan serta dukungan masyarakat akan langkah-langkah konkret ke arah Karawang yang cerdas, sehat dan sejahtera akan segera terwujud. Salam bhakti persada. PANSER KARAWANG

  7. tya says:

    iyakh.betul…situ cipule indah banget…tapi perlu dipromosikan lagi…dan lebih indah…jika pengawasan…tempat tsb..lebih di perhatikan…karena sering sekali banyak pemuda2 yang dengan se-enaknya menjadikan tempat tsb..menjadi tempat yang agak-agak miring…….

    trimakasih…. 🙂

  8. moezen says:

    hade euy,,,,,tp uwuh tempat keur ngojayna????he,,,,

  9. Sunta Atmaja says:

    Yang sekarang jadi Situ Walahar, dulu sebagian tempatnya disebut kali mati , kali yang sudah tidak berfungsi, yaitu Citarum sebelum ada bendungan Walahar. Membangun bendungan tentunya di daratan. Setelah selesai membangun, aliran air diluruskan ke bendungan. Bekas sungai jadi rawa atau dataran rendah. Ketika rame-ramenya penggalian pasir, kali mati ini digali, diambil pasirnya, jadilah danau. Danau ini bisa disebut Situ Walahar atau Situ Kalimati. Tanahnya sebagian masuk wilayah Desa Walahar Kecamatan Klari, sebagian lagi masuk wilayah Desa Kutapohaci Kecamatan Ciampel, Karawang.

  10. ritno qnoy says:

    iaraha mereun urang ka karawang dai…?

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>