Published On: Fri, Dec 25th, 2009

Ikan Gabus Bumbu Pucung

Oleh : Urip Slamet Riyadi

Sudah menjadi kebiasaan apabila field trips selalu menyempatkan berburu makanan khas daerah tujuan, ini sudah komitmen sebelum berangkat. Pesan wanti-wanti agar tidak lupa untuk mencari makanan yang langka. Kali ini tujuannya hanya di Karawang bagian utara, tepatnya di Desa Panyingkiran Kecamatan Rawamerta. Setelah melakukan aktifitas kunjungan ke lapangan dan kelompok tani, biasanya pada pk.12.30 WIB perut sudah protes minta diisi.

Akhirnya, kami berempat terdampar disebuah warung kecil dipinggiran irigasi, tepatnya di Pertigaan Panyingkiran-Rengasdengklok-Lemahabang Wadas.

Menu khas kali ini adalah Sayur Ikan Gabus Bumbu Pucung. Menu khas ini sebenarnya masakan khas Betawi yang disebut “Gabus Pucung” yaitu Ikan Gabus yang dimasak dengan pucung/keluwak (mirip dengan masakan Rawon khas Jawa Timur). Satu kilogram Ikan Gabus, yang jumlahnya antara tiga dan empat ekor, dapat dimasak menjadi lima porsi. Seporsi sayur gabus dijual Rp. 6,000 – 12.000,- Sedangkan gabus segar dipatok harga Rp.35.000,- per kg.

Ikan Gabus memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan dijual dalam keadaan hidup, segar maupun menjadi gabus asin. Menurut pak Nana (38) salah seorang pemasok ikan gabus di warung makan, bahwa ikan gabus yang Ia peroleh berasal dari tangkapan alam, bukan dari hasil budidaya. Nah loh, pantesan mahal. Apalagi penyebarannya tidak merata, hanya ada di Lemahabang, Rawamerta, Telagasari dan loncat ke Bekasi di Kec. Sukatani dan pengelolanya biasanya masih keturunan Betawi.

Ikan Gabus termasuk Famili Channidae dengan nama ilmiahnya Channa Striata. Mempunyai beberapa nama daerah diantaranya Ikan Kutuk (Jawa), Ruan/Haruan (Kalimantan), dan Ikan Deleg (Palembang). Ikan gabus mempunyai ciri-ciri : berwarna coklat kehitaman, bagian bawah perut berwarna cerah, sisi badan mempunyai pita yang mengarah kedepan. Bentuk kepalanya menyerupai kepala ular sehingga dalam Bahasa Inggrisnya disebut Snakehead Murrel.

Meskipun Ikan Gabus di Indonesia sangat popular dan digemari, tetapi sampai saat ini ikan gabus belum banyak dibudidayakan. Ikan Gabus merupakan ikan air tawar daerah tropis seperti Afrika dan Asia termasuk Indonesia. Sebagian besar produksi Ikan Gabus di Indonesia berasal dari tangkapan alam. Lama-lama bisa jadi bakal punah.

Dari 100 gram Ikan Gabus mengandung energi 74 kkal, Protein 25,2 gr, lemak 1,7 gr, kalsium 62 mg, phosphor 176 mg, besi 0,9 mg, dan vitamin A 47 RE. Disamping itu, ikan gabus merupakan satu-satunya ikan yang mempunyai kandungan albumin sangat tinggi. Albumin merupakan salah satu jenis protein penting yang sangat diperlukan tubuh manusia setiap hari, terutama dalam proses penyembuhan luka-luka.

Melihat potensi pasar yang sangat besar dan manfaatnya bagi kesehatan, maka pengembangan teknologi budidaya Ikan Gabus di Indonesia perlu segera dilakukan agar tidak punah karena setiap hari ikan ini diburu untuk dihidangkan.

Pk. 14,00 WIB, acara makan selesai, empat porsi menu gabus pucung pun ludes. Kelezatannya mampu mengobati rasa penat selama perjalanan Monitoring OPT. Beruntung ibu pengelola rumah makan berbaik hati memberi resep cara mengolah ikan gabus bumbu pucung. Inilah oleh-oleh rahasia dapur si Ibu. Semoga resep ini bermanfaat bagi yang suka menyantap Ikan Gabus. (kucing..kali..menyantap..he..he..he..).

*) Warga Karawang Tinggal di Kec. Kotabaru
Blog : www.saungurip.blogspot.com
Facebook : http://www.facebook.com/profile.php?id=1115806463

__________________________________________________________________________________

Resep Ikan Gabus Bumbu Pucung

Bahan:

  • 3 ekor (500 gr) ikan gabus masing-masing dipotong 2 bagian
  • 1 sendok teh air jeruk nipis
  • 4 siung bawang putih, dihaluskan
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1 sendok teh garam
  • 250 ml air
  • ¼ l minyak untuk menggoreng

Bahan Kuah:

 

  • 1000 ml air, 2 lembar daun salam 6 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
  • 2 cm lengkuas, dimemarkan 2 btg serai,diambil putihnya,dimemarkan
  • 1 buah tomat,dipotong-potong 2 ½ sendok teh garam
  • 2 ¼ sendok teh gula pasir 1 batang bawang daun,dipotong 1 cm
  • 2 sendok makan untuk menumis bawang merah goring untuk taburan.

Bumbu halus:

 

  • 10 butir bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri,disangrai
  • 4 butir kluwek,direndam, 2 kunyit dibakar
  • 5 buah cabai rawit merah

Cara membuat :

 

  1. Lumuri ikan gabus dengan air jeruk nipis, bawang putih, ketumbar bubuk, garam dan air. Diamkan 20 menit. Goreng sampai matang.
  2. Kuah: panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, daun jeruk, dan serai sampai harum. Tambahkan tomat. Aduk sampai layu.
  3. Masukkan air, garam, gula pasir. Masak sampai matang. Tambahkan ikan gabus dan daun bawang. Aduk rata dan angkat.
  4. Sajikan dengan taburan bawang merah goreng
  5. Untuk 6 porsi

(Referensi :  Warta Pasar Ikan Edisi Okt’2007)

Silahkan Berkomentar Dengan Akun Facebook Anda!

comments

Displaying 13 Comments
Have Your Say
  1. Bayu Lebond says:

    wuiiiiiih…bikin ngiler.
    besok biar bini gw masakin deh…tengkyu tuk resepnya

  2. Mif says:

    Enak banget masakannya mas,terima kasih infonya ya…langsung cari ikan gabusnya ah

  3. hamiza says:

    salam..
    Dimalaysia belum pernah dgr ikan gabus..gimana sih rupa ikan gabus..pengen mkn gitu..hehehe

  4. gratisduit says:

    CATET RESEPNYA !!!
    Pingin praktekkin ah >_< dah bosen ama lauk di rumah yang itu2 aja nih.. Hohohoh

    Tq sob

  5. Hari says:

    Mantap tarima kasiah atas resep masakan ikan gabusnye….mantap oie

  6. thank you for info, nicely

  7. cahyadi says:

    waduhhhh,,,asyik banget nich makan gabus pucung,,,apelagi nasi nye panas kebul – kebul…weleh weleh weleh…

  8. Adi says:

    Trima kasih banget,ini dia resep yg saya cari2 cuma beli ikan gabusnya yg gak tau dimana, soalnya jarang yg jual.

  9. Arif Yudiarto says:

    Terima kasih mas Urip. Ini resep yang aku cari, buat bikin restoran khas menu ikan gabus. Karena prihatin produksi ikan gabus makin menurun, saya sedang mencoba budidaya ikan gabus 8.000 ekor. Ikan gabus kalau dikondisikan sejak kecil makan pelet ikan, ternyata bisa dibudidayakan seperti ikan lele. Pengalaman kami, dalam waktu 4 bulan 1 kg berisi 10-11 ekor. Hampir mendekati lele lah, tapi harganya berlipat. Kesimpulan sementara, lebih menarik budidaya ikan gabus karena harganya berlipat dibanding lele. Di Bandarlampung, tempat kami, harga ikan ikan gabus segar 1 kg isi 3 ekor seharga Rp 25.000. Jadi, kalau di jakarta Rp 35.000/kg, ambil dari lampung pun masih tetap untung. Kami juga siap melayani bibit sebesar jari telunjuk orang dewasa Indonesia (bukan India) seharga Rp 400/ekor di kolam di Bandarlampung. Ada rencana mau kirim ke jakarta nantinya. Tapi kalau ada yang berminat untuk bermitra, silakan. Pembesaran ikan gabus di jakarta diuntungkan adanya sisa-sasa makanan di restoran dan ikan-ikan kecil di selokan dan binatang-binatang kecil (serangga, katak dan sejenisnya) yang sangat disukai ikan gabus.

  10. Rohi A. Wenji says:

    Aduh sayang Mas Arif Yudiarto tidak menjelaskan kemitraan yang diharapkan seperti apa… karena memang ikan Gabus masih belum banyak yang membudidayakan…. tertarik juga untuk ikutan… gimana Mas Arif Yudiarto ?

  11. fransisca says:

    sudah ku coba resep rawon ikan gabus. top!

  12. semua masakan dari ikan sangat bagus buat kesehatan, kuliner lokal ockkeh ! jadi kuli di lembur sorangan ongkeek!!

  13. Belum pernah nyoba nih Kang. Jadi pengen. Kelihatannya enak. Saya akan mengajak keluarga ke sana sambil jalan-jalan ke daerah Karawang.

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>