Media Online Warga karawang

Prostitusi Pelajar di Karawang

13th Nov, 2009 | Penulis: Redaksi KarIn | Rubrik: Pojok Redaksi

abg psk pelajarSaya hanya mau kasih informasi mengenai pengalaman saya dengan salah satu siswa SMA # Karawang. Siswa tersebut bernama ****** (saya tidak tahu nama panjangnya atau nama aslinya tapi nama itu yang dia sebutin).

Saya tidak mengenal dia secara langsung, teman saya yang sering cerita dan mengeluhkan tingkah laku dari **** ini dan saya juga terkena dampaknya, mendapatkan sms terus menerus (HP: ++++++++++++), sms yang gak jelas tentunya.

Terakhir diketahui bahwa ****** ini telah hamil diluar nikah dan sempat meminta uang kepada teman saya, sebesar Rp. 3.000.000,- untuk biaya menggugurkan. ****** sempat meminta pertanggungjawaban kepada beberapa lelaki yang pernah tidur dengan dia, tapi kebanyakan dari mereka menolak.

Akhirnya, setelah keluarga ****** tahu bahwa dia telah hamil 2 bulan, keluarga ****** meminta pertanggungjawaban kepada keluarga laki-laki yang menjadi bapak biologis dari bayi yang dikandungnya. Laki-laki itu berasal dari Bogor, katanya sih pegawai di PT. XXXXXX.

Tetapi, ****** ini anaknya gila abis. Tiga minggu lalu dia nekat pergi ke Jogja bersama temannya hanya untuk mengunjungi teman saya yang sedang studi di Jogjakarta. Teman saya sempet kaget juga karena tidak pernah diberitahu tahu dimana dia tinggal dan teman saya juga tidak mau studinya berantakan. Selama di Jogjakarta, ****** sering bertingkah laku aneh dan sering uring-uringan. Parahnya lagi, teman dia, malah menjajakan dirinya ke teman kos saya.

Karena kejadian seperti ini, teman-teman saya, yang ada di Jogjakarta, sudah menganggap SMA # Karawang, SMA yang meluluskan calon pelacur, bahkan kalau terungkap bahwa ****** ini hamil dan statusnya masih pelajar SMA # Karawang maka nama baik SMA # Karawang akan tercemar.

***

Itulah isi surat yang dikirimkan seseorang sebut saja namanya ABCD kepada Redaksi KarIn beberapa waktu lalu melalui email. Adapun penggunaan tanda-tanda (#, X, * dsb) pada surat diatas, Redaksi lakukan demi menjaga pihak-pihak yang bersangkutan (data asli ada pada Redaksi).

Sejauh ini Redaksi KarIn sendiri memang belum menelusuri kebenaran isi surat ini, namun setidaknya berdasarkan keterangan beberapa warga, wacana atau fenomena adanya siswi SMA dan setingkatnya di Karawang yang berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK) memang bukan hal yang baru terdengar. Setidaknya juga dimuatnya surat ini di KarIn, semoga menjadi himbauan semua pihak untuk melakukan evaluasi dan bercermin.

Info Lainnya

Bookmark and Share

  • Tags: , , , , , , ,

    Dapatkan Kiriman Artikel Karawang Info Terbaru Langsung Ke Email Anda (Gratis) - Masukan Alamat Email Anda Pada Kolom di Bawah (Enter your email address) :

    Delivered by FeedBurner

    33 Komentar
    Tinggalkan Komentar »

    1. kalo persoalan ini ga aneh lagi kang, soalnya saya sekolah SMA di karawang dan tau lah, bukan rahasia umum lagi. jika ada yang baru pertama x dengar, saya gamblangkan secara logika yah..saya ambil contoh. kebanyakan ANAK SMA memakai HP yang mewah. secara logika ga mungkin Anak SMA memakai HP di luar Batas Kemampuan meraka sebagai pelajar. mungkin kah dapat dari orang tua?..Kita lihat lagi HP yang mahal itu dengan tempat tinggal mereka…saya yakin HP yang bagus tadi dri ladang PSK. Jika memang mau membuktikan…Kita Tunggu Jam pulang Sekolah ambil contoh di SMA * Krw. pasti aja ada mobil mewah yang menunggu anak SMA Keluar, tau di ajak jalan2 / entahlah. Jika ingin lebih dalam lagi. Kita bisa menelusuri lagi lebih dalam ke dalam sekolah…ga perlu basa basi tanya aja langsung siapa pelajar yang punya sambilan PSK..pelajar dengan pelajar pasti tau…Makanya jangan Heran. kalo menemukan anak SMA Kelas 2 / 3 udah ga Virgin Lagi…Masalahnya se menurut saya karena faktor ekonomi. dan cinta.

      Faktor ekonomi : Banyak pelajar yang hidupnya ingin mewah tetapi dari faktor ekonomi keluarga tidak bisa mendukung ke inginannya, jadi bagaimana caranya supaya mendapatkan uang supaya keinginannya terpenuhi. sekali pun dengan menjadi PELAJAR nyambil PSK.

      Faktor Cinta : Soal ini yang bisa menjadi seseorang menjadi PSK. karena sudah memberikan ke virginannya di saat pacaran di waktu masih SMA. kemudian PUTUS begitu aja. si cwe bisa menjadi PSK secara tidak langsung karena Depresi…

      saya akui. tidak semua cwe seperti ini. tetapi jika ada kesempatan dan kebutuhan memepet, orang yang memakai kerudung bisa saja tergiur.

      saran saya…kotrol orang tua lah yang paling utama. kalo bisa se anak ukuran SMP / SMA jangan di berikan alat komunikasi Seperti HAPE. karena dengan Hape tanpa ketemu bisa Membuat Janji untuk Melakukan sesuatu..

    2. akibat salah meng-artikan kebebasan…akhirnya seperti ini, budaya dibarat diikuti tapi tanpa di telaah, akhirnya seperti ini, yg parah lagi anak2 sekarang sulit untuk diatur, dan orang tua malah menambah memperparahnya…contoh yg simpel, si anak minta dibeliin HP yg ada cameranya…kalo gak dibeliin ngambek gak pulang, si orang tua akhirnya membelikan, dengan keterbatas ekonomi…akhirnya tu HP digunakan untuk yg “gak-Gak” itu hanya salah satu realita sekarang,…..
      masih banyak lagi…..
      bagi saya sih gak masalah pergaulan bebas…tapi ya itu kita yg menjalankan harus tau konsekuensinya…banyak anak2 sekarang yg tidak mengetahui…Seks Bebas, Dugem, Minum2an dijadikan untuk menunjukkan jati dirinya……
      saran saya beri pengertian….dengan cara yg diinginkan mereka….kalo mau seks bebas ya mbo pakai pengaman (untuk hal ini kita gak bisa ngelarang…wong sama-sama mau, hanya saja kita arahkan ke yg lebih safe…..), kalo mau dugem ya jangan kebablasan, kalo mau minum ya minum Aqua aja …gitu aja kok repot heheheh…

    3. Hmmm nice artikel sob, mudah2an ada yang baca artikel ini, tapi apa mereka bisa bertobat?

      Salam kenal

    4. Hmmm terlalu (kata Bang Haji),
      Begitu murahnya ya harga diri zaman sekarang….
      Menurut aku sich bukan di Karawang aja Bro, dimana2 sepertinya udah kyk gini, HANCUR…

      salam kenal….

    5. Ups sepertinya kok yang menjadi salah adalah pelakunya yah, dan kebetulan subject di artikel ini adalah perempuan. coba kita tengok dari sisi laki-lakinya (Terutama buat diri saya pribadi), andaikan si om setia sama istri, or si mas setia sama predikat ‘lajang’ nya, yang demikian kiranya nggak akan terjadi. ironisnya memang kebanyakan cewe’ SMA masih pada gararanjen.. (Walaupun gak semuanya gituh), banyak faktor, dari mulai cinta, or ekonomi ( kata kang purno :) ), gengsi, dll. nah cowok-cowok, om-om yang menuai manisnya kebodohon cewe-cewe tadi .:D

      solusinya bagaimana? selain kontrol ortu, guru, dan bahkan pemerintah perlu tutun tangan. orangtua kontrol pergaulan anaknya, guru kontrol pergaulan anak didiknya, kalau ada sesuatu yang salah segera aktif mendiskusikannya dengan orang tua. pemerintah berperan aktif mengadakan pembinaan ke sekolah-sekolah untuk menekankan bahayanya pergaulan bebas. banyak hal yang bisa dilakuin, mulai dari diri kita sendiri.

    6. pelajar jadi pelacur dipengharuhi pergaulan disekolahynya, karena didalam lingkungan sekolah khususnya cewek…biasanya saling pamer baik dari segi pakaian,dandanan atau aksesoris yg dibawanya.sehingga tidak menutup kemungkinan karna orang tuanya ekonominya pas2an maka mereka akan mengambil jalan sendiri artinya mereka akan mencari usaha untuk dapat memenuhi kebutuhannya, nah….. usaha itulah mereka rela menjual dirinya kepada orang2 yg berduit…

    7. Miris!, pihak sekolah juga harus tegas jangan pura” tidak tau atau malah mendiamkan

    8. Lah, klo berita beginian jgn di umbar di situs Karawang, walaupun ini hanya oknum. Orang aka berusaha mengeneralisasi

    9. Membuat hati kita miris…

    10. Membuat orang tua..jadi kecewa..

    11. @ XXX : Hal-hal seperti ini harus didiskusikan dan tidak harus terus ditutupi, apalagi sudah menjadi rahasia umum.. setidaknya kita semua bisa mengambil pelajaran.. mengenai generalisasi, tampaknya itu tidak akan terjadi jika kita mulai dari sekarang membuka diri dan tidak melulu menjadikan hal semacam ini sebagai sesuatu yang dianggap tabu.. tanpa diskusi sulit untuk kita memahami

    12. Assalamualaikum wr.Wb…Untuk masalah ini sebenarnya bukan hal yang tabu lagi di kalangan masyarakat pelajar.Terjadinya pelajar yang menjadi PSK bukan hanya terjadi dikarawang saja akan tetapi ini adalah tugas bangsa ini untuk memperbaiki nasib moral anak2 bangsa ini…di kota2 lain ini lebih parah malah sudah menjadi gaya hidup seperti dikota2 besar….di karawang memang ada akan tetapi kebanyakan dari mereka bukan karena faktor ekonomi tetapi lebih kearah untuk fun saja…banyak ko pelajar2 yg berhubungan sex tanpa harus di bayar…walaupun ada diantara mereka karena faktor ekonomi.Tapi jangan jga kita salahkan mereka atau malah menjauhinya-mereka itu hanya korban dari pegaulan sex bebas yang diumbar oleh dunia barat.Seharusnya kita merangkul mereka untuk mengarahkan ke hal~hal yang positif dan mengajak mereka untk memperdalam keagaman agar selalu terjaga keimanannya.Dan satu lagi yg sya tidak setuju yaitu tentang Penjualan kondom bebas dimana-mana sehingga siapapun bza mebelinya seharusnya diatur siapa yg hrz membelinya agar tdk sma kalangan biza membelinya….jadi sya tidak setuju kalau ada orang yg bilang pelajar karawang PSK -KArna ini terjadi bukan di karawang saja.ok cukup sekian terimakasih mungkin itu saja yg bza sya utarakan WASSALAMUALAKUM WR.WB

    13. Weleh…..weleh….ternyata untuk menjadi PSK tidak harus orang-orang yang putus sekolah ya….di kalangan siswa pun diindikasikan ada yang menjadi relawan pemuas nafsu pria belang tersebut…saya setuju kalau Kita harus berhati-hati terhadap masalah tersebut

      salam kenal

    14. ìtulah penyakit yang timbul saat sebuah kota mulai berubah menjadi kota industri…

    15. Masalah free sex, tidak bisa menjadi tanggung jawab satu atau dua institusi..kembali kepada pribadi masing-masing dan keluarga. Sekolah hanya mampu mengawasi sebatas sekolah, dengan memberi bekal kepada siswa di rumah berupa pendidikan akhlak dan moral. Lingkungan rumah, pendidikan orang tua, serta faktor ekonomi masih menjadi kendala, sekaligus faktor yang dapat menjerumuskan ke arah negatif…..” kadal faqru an yakuuna kufran”..” kadangkala kefakiran (kurang mampu) dapat menyebabkan seseorang kufur.
      Disisi lain pengaruh modernitas tanpa diimbangi dengan bekal moralitas yang tinggi, teknologi hp yang makin canggih, serta arus informatika (internet) yang dapat dengan mudah mengakses situs forno juga masih menjadi faktor timbulnya “kenakalan” remaja khususnya free sex. Karena itu untuk memerangi free sex, di kalangan remaja dan pelajar khususnya harus dilakukan secara serempak antara terkordinasi, antara pihak pemerintah melalui dinas pendidikannya, orang tua dan lingkungan masyarakatnya. Khususnya masyarakat petani yang baru mengenal kemodernan, harus terus dibekali dengan pemahaman dan pengamalan agama yang lebih konsisten. –cermin timur, cilamaya–

    16. astaghfirullah…
      mudah2an Allah memberikan hidayah kepada semua yang pernah melakukan itu….
      mudah2an secepatnya mereka kembali ke jalan lurus…Amin…

    17. wah kalo mslh yang kaya beginian mah kayanya udah lumrah di kalangan pelajar . . . .

      mendingan anak2 pelajar karawang di test ke perawanan aja atuh . . . .

    18. kalau di malaysia ngak kira siapa yang pasti kalau gadis itu di bawah umur, samada suka sama suka pasti akan dijebloskan kepenjara lelaki yang bertanggungjawab. seri rasa cara ini yang terbaik untuk menghindari gejala ini terus merusak para pelajar perempuan.

    19. sebaiknya peran orang tua dan para guru yang harus aktif dan selalu memperhatikan kehidupan para anak anaknya…
      peran aktif tersebut sanggat penting dimana kita bisa melihat keseharian mereka dan bisa meng update kegiatan – kegiatanmereka,,,
      dari pihak pihak sekolah juga harus seringmengadakan sidak terhadap tas tas yangdibawa ke sekolah,apakah barang 2 yang di bawa ke sekolah pantas di bawa dan apa bila ada yang mencurigakan sebaiknya sekolah bertindak tegas dengan memangil ortu mereka bahkan megembalikan mereka ke ortu masing masing,,,sehingga citra sekolah bisa di perbaiki….
      dan peran orang tua di sini sanggatlah penting untuk mendidik anak anaknya untuk menjadi orang yang tidak keblingerrrr
      makasihhhh

    20. aduh mengerikan n menyedihkan skali… orangtua seharusnya lbh memperhatikan perkembangan n pergaulan anak2nya.. jgn samapi terjerumus kyk gitu..
      jujur, saya mh bru denger skrg.. gak nyangka aja kalo anak2 Krw sampai ada yg begitu..
      semoga pihak sekolah n guru2 jg lbh tanggap n berperan dlm pencegahan hal2 sprti itu.
      perasaan mah dulu pas msh @sma adem ayem aja..

    21. Wh…parah…tapi….temen syaa kayaknya gk ada yang begitu…hehe

    22. Sediih tapi begitulah faktanya dari dulu pun sebenarnya sudah terjadi yang demikian namun tidak ada penyelesaiannya. PEMDA sendiri terkesan acuh akan masalah ini, masyarakat pun sudah beranggapan ini adalah sebuah hal yang sudah biasa sehingga pada akhirnya guru dan orang tua menjadi penerima beban terbesar untuk menangani masalah ini padahal ini adalah tanggung jawab kita bersama. So semuanya kembali pada diri kita sendiri mau mebiarkan masalah ini tanpa ada usaha penyelesaian sehingga free sex dan pergaulan bebas menjadi biasa di karawang atau mengambil tindakan paling tidak mengawasi diri kita dan keluarga dari budaya sex bebas.

    23. Separah itukah kehidupan di Kerawang?

    24. @ Senda : tidak hanya di Karawang tapi juga terjadi dikota2 lainnya. setidaknya, mari kita tidak menutup mata dengan fenomena ini

    25. @ All : Yang punya pengalaman terkait topik ini, silahkan kirim ke email redaksi@karawanginfo.com ya!

    26. menurut pendapat saya pribadi memang praktek prostitusi dikalangan pelajar kota K memang sudah sangat memprihatinkan perlu adanya tinjauan langsung pemda setempat terutama dari diknas lebih baik lagi bila ada penyuluhan langsung mengenai bahayanya seks bebas dari aparat hukum kota K lebih baik baik dengan adanya razia kost-kostan mengingat kebanyakan pelajar tersebut / praktek prostitusi di kota K dilakukan ditempat kost terutama tempat kost yang berada di depan smu dan smea dekat karang pawitan…

    27. Bener neh… dunia udah semakin deket aja ma kiamat

    28. Kalo ini sih sudah menjadi masalah bersama,terlebih orang tua,guru,tokoh tokoh masyarakat terlebih pemerintah harus lebih fokus dengan masalah ini, karena bisa merusak masa depan,agama dan negara

    29. Wah wah wah…..gila abis neh infonya….
      Merinding aku sampe berdiri

      Nais inpo Gan…Ganti Open DNS dengan Google Public DNS

    30. ngeri…,

    31. 1. Kalau guru kencing berdiri, bagaimana dengan muridnya? 2. Hanacaraka datasawala. Apa yang mesti dilakukan orang tua pada anaknya sebelum hal itu terjadi?

    32. hhmhmhm … ngejar nikmat sesaat doang yah..ampe segitunya …

    33. [...] banyak Blogger Indonesia yang sangat peduli terhadap perkembangan mental bangsa, terutama kaum pelajar, dalam hal ini siswa -siswi SMP maupun [...]

    Tinggalkan Komentar