Social Networking Web: Facebook Vs Friendster
Di era teknologi informasi seperti sekerang ini, internet menjadi salah satu elemen yang tak terpisahkan bagi banyak manusia modern. Dimana, melalui internet hampir setiap orang terhubung tanpa ada batasan ruang dan waktu.
Sejak kemunculannya hingga saat ini, internet telah menjadi dunia baru bagi manusia modern untuk menjalankan berbagai aktifitasnya, yang notabene dulu dikerjakan secara konvensional. Sebut saja misalnya dalam aktifitas surat menyurat. Jika dulu kita harus datang ke kantor pos dan meletakkan prangko sebelum mengirimnya, sekarang dengan menggunakan teknologi internet, kita bahkan dapat mengirim surat elektronik ke belahan dunia manapun hanya dalam waktu beberapa detik saja, tanpa perlu membubuhkan prangko apalagi datang ke kantor pos.
Begitu juga dengan aktifitas sosial kita, seperti bercengkrama, ngobrol, nongkrong dengan teman-teman, ataupun mencari kenalan baru. Dulu, hal ini kita lakukan dengan cara buat arisan, pertemuan, dsb. Tapi sekarang ini, aktifitas sosial semacam itu bisa kita alihkan ke dunia internet. Inilah yang kemudian kita kenal dengan istilah Social Netwoking Web atau Web Jejaring Sosial.
Sosial Networking Web, memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan teman-teman kita sesering kita mau. Kita bisa memberitahu kepada teman-teman kita apa yang sedang kita lakukan, saling bertukar informasi, mencari kenalan baru, bahkan sampai promosi bisnis. Maka dari itu, Sosial web menjadi sangat booming saat ini.
Membahas sosial web di era sekarang ini, kurang sreg rasanya jika kita tidak mengaitkannya dengan Friendster dan Facebook. Keduanya adalah raksasa sosial web yang saat ini sedang bersaing ketat di dunia maya. Walaupun ada banyak situs web yang patut menjadi referensi lain, seperti Myspace, Xanga, Tagged, Hi5 dan lainnya, namun sepertinya untuk kita yang tinggal di Indonesia, Facebook dan Friendster lebih terkenal dibanding yang lainnya.
Friendster : Raksasa Social Networking Web di Asia
Friendster (FS), seakan menjadi salah satu account wajib bagi anak-anak jaman sekarang yang sudah mengenal internet. “FS loe apaan?” – sepertinya pertanyaan itu juga tidak luput dari benak mereka ketika berkenalan dengan orang lain, khususnya di dunia maya. Friendster, meledak (booming) beberapa tahun setelah launching pertamanya di awal abad 21. Dimana orang berbondong-bondong membuat FS dan mengundang orang lain untuk ikut serta, supaya mereka bisa terhubung setiap saat. Saya sendiri, masih ingat waktu pertama kali memiliki FS pada tahun 2003, hampir semua teman-teman, saya undang untuk ikut serta. Selain itu, melalui FS saya juga berkenalan dengan beberapa orang yang tidak saya kenal sebelumnya.
Seiring dengan perkembangan IT, Friendster pun kini terus berbenah diri dan membuat inovasi-inovasi lainnya. Menurut beberapa artikel, pengguna friendster lebih banyak didominasi oleh orang dewasa dengan rentang usia 20 tahun keatas. Selain itu, menurut pengalaman saya, Friendster lebih banyak digunakan di Asia ketimbang di benua lain seperti Eropa dan Amerika.
Menurut Comscore, perusahaan riset online marketing, Friendster dikunjungi 30 juta pengunjung setiap bulannya, dan 28 juta diantaranya dari pengunjung itu adalah orang Asia, sisanya 1,7 juta dari Amerika, dan selebihnya dari benua lain. Tidak ada alasan yang pasti tentang hal tersebut. Tapi fakta ini membuktikan, bahwa Friendster telah menjadi salah satu sarana dalam membuka pintu dunia Asia yang dulu cenderung tertutup.
Facebook : Awalnya Diperuntukkan Bagi Pelajar
Berbeda dengan Friendster, yang sejak awal memang diperuntukkan untuk Global Social Networking, Facebook (FB) yang kini menjadi pesaing utama Friendster, justru awalnya diperuntukkan bagi kalangan pelajar. Adalah Mark Zuckerberg, orang yang cukup berkontribusi dalam perkembangan dunia Facebook. Dia adalah seorang mahasiswa baru yang suka mengutak-atik Facebooknya, sehingga membuat teman-temannya menjadi sangat tertarik dengan Facebook. Sejak itulah, kemudian Facebook menjadi Social Networking Web yang terkenal di seluruh dunia. Terbukti, di awal tahun 2007 saja sudah ada sekitar 30 juta pengguna FB. Sekarang? Mungkin jumlah itu membengkak menjadi lebih dari 100 juta orang.
Perkembangan FB yang begitu cepat, tentu saja sangat dipengaruhi oleh fitur yang dimilikinya. Saya sendiri, baru beberapa bulan ini memiliki FB. Tapi, kedahsyatan FB sepertinya membuat saya penasaran untuk tidak membukanya sehari saja. Desain yang simple dan clean, membuat FB relatif lebih mudah dibuka. Karena, Anda tidak membutuhkan waktu yang lama untuk melihat FB Anda. Ini penting, buat kita yang tinggal di Indonesia, dimana masalah koneksi masih menjadi pertimbangan yang cukup dominan dalam mengunjungi situs web.
Fitur fitur yang memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan teman-teman kita di FB inilah, juga yang menjadi salah satu alasan penting kenapa FB diminati banyak orang. Bahkan, user (pengguna) pun bisa membuat sendiri aplikasi-aplikasinya untuk digunakan di FB, walaupun tentu saja butuh keahlian khusus untuk itu. Kelebihan lain yang menjadi pertimbangan bagi banyak orang juga, adalah mengenai kenyamanan dalam menggunakan FB. Karena, secara default seseorang tidak bisa melihat profile kita jika belum menjadi teman kita. Itulah salah satu yang juga menarik bagi saya, mengingat begitu banyak spam yang masuk di FS saya belakangan ini, dan juga postingan bulletin yang nggak jelas dan nggak penting. FB sangat membantu saya dalam masalah ini.
Pilih Mana?
Dengan sebegitu banyak keunggulan FB, tidak berlebihanlah sekiranya banyak orang yang kini beralih untuk lebih menggunakan FB ketimbang FS, walaupun malah ada yang menggunakan keduanya. Beberapa teman saya, malah lebih ekstrim lagi dengan berkata : “Masih pake FS, udah gak Jaman boss!!” Atau, “Sekarang mah FB, nggak maen FS lagi!.” Somehow, itu adalah pilihan Anda sendiri, mau menggunakan yang mana, FS atau FB, yang penting Anda menggunakannya secara proporsional. Karena, sesungguhnya kita pun tetap perlu bersosialisasi secara nyata dengan banyak orang, tidak hanya di dunia maya.











hehehehe…
aniel siii pake dua2nya,,,
secara temen2 juga ga pada ninggalin FS siiiiy,,,
FS oke FB juga oke
walopun memang lebih gampang si FB tapi untuk sekarang lebih enjoy FS..
Friendster maupun Facebook menurut saya sama aja, Emang Facebook labih unggul secara Aplikasinya, ketimbang Fs (menurut saya) . Namun masih banyak juga oknum-oknum, maupun sebuah komunitas yang masih menggunakan Fs. kalo kita bahas permasalahan Ke unggulan Antara Fs dan Fb Tergantung individu-individu kita melihat ke unggulan keduan alat komunikasi tersebut.
Sosial Networking Web, memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan teman-teman kita sesering kita mau. Kita bisa memberitahu kepada teman-teman kita apa yang sedang kita lakukan, saling bertukar informasi, mencari kenalan baru, bahkan sampai promosi bisnis. Maka dari itu, Sosial web menjadi sangat booming saat ini. jadi lebih baik kita menggunakan kedua-duanya aja, kan gratis juga to…
kalo FS mah yang kumpul anak2 pelajar aja. cere2 nya..kalo kata guru saya bilangnya tempat mejeng foto yang ga pada laku. jadi yang jomblo pada mejengin foto supaya laku…CMIIW.
tapi kalo FB lebih aneh lagi..malahan banyak yang curhat segala macem + jadi tindak kejahatan…kalo saya lebih pili FB. lebih canggih..bisa sms lagi ..hidup FB..add yah FB ku : purno87@gmail.com
ak juga pake dua-duanya, pengennya sih pake FB doank, tapi apa mau dikata, temen di FS belum semuanya punya FB, jadi mau ga mau FSnya mesti diurus juga, kan silaturahin ga boleh putus….
[...] Juga : Social Networking Web: Facebook Vs Friendster Tags: demam facebook, facebook karawang, grup [...]
Soc Net apa aja baik, tegantung kebutuhan kita