Karawang Ko’Ta’ Padi Lagi?

Oleh : Taryana Achmad Sejauh mata memandang hamparan sawah Ibarat permadani yang tak jenuh dipandang Namun kini hampir habis terkikis zaman Kota padi mereka memanggilmu, Karawang Namun kini tak nyaring lagi Namamu telah terganti Ditelan asap-asap industri Dewi padi, maafkan kami yang tak bisa menjagamu Tubuh elokmu telah terjamah dan terjajah  More...

by Redaksi KarIn | Published 4 years ago
By Redaksi KarIn On Thursday, February 2nd, 2012
1 Comment

Dunia Sang Sunyi

Oleh : Dimas Prahasta Aku berharap bisa bercinta dengan seorang bidadari, tetapi aku hanya bisa bercinta dengan dunia kata Dunia kata yang kurangkai dalam gelisah Dalam ruang sempit penuh sesak Mengejar waktu More...

By Redaksi KarIn On Monday, October 4th, 2010
0 Comments

Bocah Keras

Oleh : Fariz Huzairi Aku bocah! tanpa ibu tanpa ayah berlari aku ke sana kemari ke dalam pasar yang ramai, mencari nasi dengan sebungkus kantung plastik, kujual mulai seribu sampai lima ratus rupiah, terjual. Aku More...

By Redaksi KarIn On Monday, September 20th, 2010
1 Comment

Sungai Buntu

Oleh  : Wili Azhari Angin darat membawa nelayan Menagih rindu pada karang Semisai buih berkejaran Menindih ombak Angin bertiup Berlimburan Menyapu Lalu suara kelapa jatuh berdebum Di sisa0sisa perahu tua Dan nama More...

By Redaksi KarIn On Saturday, September 18th, 2010
1 Comment

Ketika Kabar Duka Membunuh Malam Pertama

Oleh : Fariz Huzairi telah habis terhapus senja terpupuk rindu, cintaku setelah sang mentari garang kunikmati lara di langit sendu menatapku kasih, sesungguhnya bulan purnama itu ada dan malam senantiasa bersenandung di More...

By Redaksi KarIn On Tuesday, August 17th, 2010
0 Comments

Di Taman Partere

Oleh  : Wili Azhari Ikan-ikan resah tanpa percakapan pohon beringin, daun-daun kering melayang, jatuh bersujud ke muka tanah ceracau burung bersenandung di dahan yang ramping kuncup diujung tangkai berpesan pada More...

By Redaksi KarIn On Tuesday, June 8th, 2010
1 Comment

Ku Terlahir Hanya Untukmu

Oleh : Muhammad Rizki Ku tercipta hanya untukmu Seluruh jiwa ini milikmu Tak ada yang bisa mengambilnya Selain dirimu.. Ku terlahir hanya untukmu Raga ini tak kumiliki namun semua milikmu Kau hanya kau yang ku More...

By Redaksi KarIn On Thursday, May 20th, 2010
1 Comment

Terlampau Merindukanmu, Ayah!

Oleh : Fariz Huzairi Bergetar tubuhku di teriknya waktu Bergemuruh rindu kubaca, seorang diri, memburu Meratap angan yang sunyi berhalang Diantara dua ruang Bahkan lebih, Di sudut malam yang hanya nampak angan More...

By Redaksi KarIn On Thursday, April 22nd, 2010
1 Comment

Selamatkan Bumi Kita! (Puisi Hari Bumi 22 April)

Oleh : Aam Amelia Terik mentari merentang masa Memapar bumi yang tersiksa ulah manusia Diam tanpa daya Terjamah tangan-tangan nakal tak bernorma Melubangi lapisan ozon Membabat hutan-hutan lebat Hingga suhu bumi More...

By Redaksi KarIn On Friday, March 26th, 2010
0 Comments

Kotaku (Karawang)

Oleh: Ujang Haris Kotaku yang dulu tentram Kini hampir tenggelam Kotaku yang dulu kaya Kini penuh bencana Di sini ku dilahirkan Di sini ku dibesarkan Menatap indah bentangan sawah Namun kini semua telah berubah Sawah More...